BANDUNG — Manajemen Persib Bandung mengincar dua pemain tim nasional U-19 untuk memperkuat klub asal Jawa Barat itu pada kompetisi liga Indonesia musim depan.
“Sebetulnya ada beberapa pemain, dua sampai tiga (yang diincar). Tapi bisa masuk dua (pemain) saja sudah bagus untuk generasi penerus nanti yah,” ujar manajer Persib Umuh Muchtar di Bandung, Rabu (27/9).
Ia menjelaskan diincarnya pemain yang tergabung dalam timnas tersebut merupakan salah satu indikator pemain itu mempunyai kemampuan di atas rata-rata dari pemain lainnya yang ikut kompetisi liga Indonesia.
Akan tetapi ia tidak menyebutkan siapa dua pemain Timnas U-19 yang menjadi incarannya. Namun, isu yang berkembang nama Egy Maulana Vikry menjadi incaran serius Persib.
“Kita nggak komunikasi tapi kita ada incar-incar ada wacana pemain (U-19) untuk persiapan di tahun depan,” katanya.
Saat ini di tubuh Persib, terdapat tujuh pemain muda yang direkrut untuk mengisi slot regulasi yakni Gian Zola, Febri Hariyadi, Henhen Herdiana, Ahmad Basith, Agung Mulyadi, Angga Febriyanto, dan Billy Keraf.
Dari ketujuh nama tersebut hanya empat pemain yang selalu diturunkan baik sejak menit awal maupun sebagai pemain pengganti Febri Hariyadi, Henhen Herdiana, Gian Zola, dan Billy Keraf.
Mengenai penurunan performa pemain, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengungkapkan buruknya penampilam tim dalam tiga laga kandang terakhir disebabkan faktor keberuntungan yang belum berpihak ke klub berjuluk Maung Bandung tersebut.
“Para pemain sudah maksimal semua, kemaren kita pun juga banyak kesempatan dan bola banyak dikuasai oleh Persib, tapi dewi fortuna tidak mendukung yah apa boleh buat, itu faktor keberuntungan,” ujar Umuh lagi.
Dalam tiga laga kandang terakhir Persib yakni saat melawan Semen Padang, Bali United, dan Bhayangkara FC selalu berakhir imbang.
Umuh berpendapat, dalam sepak bola faktor keberuntungan sangat berpengaruh untuk bisa memenangkan pertandingan, di samping kerja keras seluruh pemain di lapangan.
“Kita main tidak terlalu bagus, tapi kadang juga pun bisa menang. Dulu pernah Persib main ga bagus tapi menang, sekarang Persib main bagus tapi imbang,” kata dia.
Saat ini perjalanan juara liga Indonesia tahun 2014 ini tengah terseok-seok di papan tengah klasemen. Persib hingga pekan ke-26 Liga 1 Indonesia hanya menempati posisi ke-10, terpaut 18 angka dari pimpinan klasemen yang diisi Bhayangkara FC.
Sebelumnya, Persib menargetkan masuk dalam lima besar di klasemen akhir Liga 1 Indonesia. Namun seiring dengan menurunnya performa tim saat ini, target itu terasa semakin berat.
“Dulu saya berusaha agar Persib di kelompok lima besar, tapi liat begini, saya was-was. Saya harus ambil langkah apa berpikir, bagaimana agar tim ini naik (posisi klasemen),” kata dia (Ant).