Pemkab Badung Dorong “Pekaseh” Pacu Produksi Pertanian

MANGUPURA —- Bupati Badung, Bali, I Nyoman Giri Prasta mendorong para pekaseh atau ketua organisasi pengairan tradisional bidang pertanian (subak) se-Kabupaten Badung untuk memacu petani meningkatkan produksi pertanian, sehingga ikut mendukung program pemerintah menjaga ketersediaan pangan.

“Pemkab Badung siap memberikan perlindungan kepada petani melalui subsidi maupun asuransi pertanian,” kata Bupati Giri Prasta, di Mangupura, Jumat (1/9/2017).

Ia mengatakan, peran pekaseh sangat sentral dalam rangka menampung aspirasi petani, sekaligus mendukung program pemerintah menjaga ketahanan pangan. Hal ini, merupakan program Pemerintah Kabupaten Badung untuk melakukan evaluasi dalam mewujudkan kesejahteraan petani di daerah itu.

Dalam rapat pleno Pekaseh se-Kabupaten Badung itu beberapa waktu lalu, Giri Prasta menyampaikan upaya pertemuan ini sebagai salah satu media interaksi yang efektif bagi pemerintah dengan petani. “Upaya ini untuk menyamakan persepsi berbagai hal berkaitan dengan isu pembangunan pertanian di Kabupaten Badung,” katanya.

Melalui pertemuan itu, Pemerintah dapat mengetahui permasalahan yang dihadapai petani dan apa yang diperlukan para petani, baik itu perbaikan infrasruktur, peningkatkan subsidi, prasarana dan sarana produksi di hulu, tengah dan hilir sehingga generasi muda tertarik dan tidak malu untuk terjun dalam berusaha tani.

Sejauh ini, kata Giri Prasta, sektor pertanian di Kabupaten Badung menjadi indikator utama dalam mewujudkan swasembada pangan di daerah itu. Pemerintah juga mendorong petani dapat memacu produksi pangannya, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perhotelan.

“Saya mengharapkan petani di Subak Abian dan Subak Yeh se-Kabupaten Badung bisa memasok kebutuhan masyarakat dan perhotelan,” ujarnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Putu Oka Swadiana mengatakan, siap memfasilitasi dan menyerap aspirasi pekaseh dengan melakukan pertemuan secara berkala untuk mengetahui kebutuhan para petani.

“Pertemuan sebelumnya juga membahas isu aktual dan menyamakan persepsi antara pekaseh dan kebijakan pemerintah daerah. Kami juga telah menampung sejumlah saran dari pekaseh terkait kebijakan sektor pertanian,” ujarnya (Ant).

Lihat juga...