Panglima TNI: Kita Harus Meneladani Perjuangan Jendral Soedirman

YOGYAKARTA — Setelah melakukan ziarah ke makam Presiden RI ke-2 HM Soeharto, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, bersama jajarannya bertolak ke Yogyakarta untuk melakukan ziarah ke makam Panglima Besar Jendral Soedirman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Selasa (19/9/2017) sore.

Didampingi seluruh stafnya dari Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara, Panglima tiba di TPM Kusumanegara, Jalan Kusumanegara, Yogyakarta menggunakan bus sekitar pukul 14.00 WIB. Sesampai di TPM Kusumanegara, Panglima TNI langsung memimpin upacara penghormatan kepada seluruh pahlawan.

Secara langsung menyampaikan karangan bunga, Panglima TNI juga memimpin upacara mengheningkan cipta diikuti seluruh keluarga besar TNI yang turut hadir. Tak hanya itu, Panglima TNI, juga nampak khusyuk berdoa dengan duduk bersimpuh di hadapan batu nisan Alm Jendral Besar Soedirman.

“Saya mewakili segenap prajurit dan keluarga besar TNI mendoakan agar beliau dan seluruh pahlawan yang dimakamkan disini menjadi syuhada di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Gatot menyebut Jendral Soedirman merupakan sosok panglima TNI pertama, yang dikenal sangat sederhana. Jendral Soedirman juga disebut sangat dekat dengan prajurit, sekaligus seorang Kyai, serta panglima termuda legendaris yang meninggal di usia 34 tahun 5 hari.

“Kita harus meneladani perjuangan beliau, yang pantang menyerah berjuang demi bangsa Indonesia, meski dalam kondisi sakit paru-paru. Kobaran api perjuangan dan semangat beliau harus bisa mematri di dada semua prajurit TNI. Yakni untuk pantang menyerah mempertahankan bangsa Indonesia,”katanya

Seusai memanjatkan doa bersama, Panglima TNI menaburkan bunga di atas batu nisan Jendral Soedirman dan sejumlah pahlawan lainnya. Ia juga sempat terlihat mendoakan para pahlawan yang dimakamkan di sisi utara makam Jendral Soedirman.

Lihat juga...