Narapidana Wanita di Medan Didominasi Kasus Narkoba

MEDAN – 80 persen narapidana wanita di Sumatera Utara adalah terpidana kasus narkoba. Yang lebih memprihatinkan, sebagian besar narapidana wanita tersebut tercatat masih berusia produktif.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung saat menggelar dialog dengan jajaran Sekolah Tinggi Agama Islam Al- Hikmah, Senin (25/9/2017). “Yang lebih memprihatinkan, wanita yang terkena kasus narkoba itu merupakan usia produktif,” ungkapnya.

Data yang diperoleh Nurhajizah menyebut, di Lembaga Pemasyarakatan Sumut saat ini terdapat sekira 580 narapidana wanita. Dan keberadaan 80 persen yang merupakan wanita berusia muda tersebut harus disikapi dengan cepat oleh semua pihak.

Termask pihak perguruan tinggi dan sekolah yang memiliki posisi strategis dalam upaya menangkal penyalahgunaan narkob di kalangan remaja. “Kondisi itu harus diatasi termasuk oleh perguruan tinggi yang juga menjadi sasaran pemakaian narkoba,” ujarnya.

Dia menegaskan pihak sekolah termasuk perguruan tinggi atau sekolah tinggi harus bisa berperan besar menekan pengguna narkoba di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Selain melalui penyampaian secara verbal kepada para siswa, pencegahan juga bisa dilakukan dengan mempergunakan pembentukan organisasi khusus.

Ketua Sekolah Tinggi Al-Hikmah Medan, Masdar Limbong mengatakan, bahwa manajemen sekolah juga terus menyosialisasikan bahaya penggunaan narkoba. Untuk semakin memberi peran besar kepada masyarakat, kata dia, pihaknya sangat berharap status Sekolah Tinggi Al Hikmah Medan bisa secepatnya menjadi Institut Agama. (Ant)

Lihat juga...