Lawar Rumput Laut, Makanan Khas  Masyarakat Flores Timur

LARANTUKA — Lawar merupakan jenis makanan yang terdiri atas beberapa jenis, dimana dalam keseharian masyarakat Flores Timur, lawar biasanya menggunakan bahan dasar ikan teri mentah, bisa juga daun singkong dan juga ada lawar menggunakan rumput laut sebagai bahan dasarnya.

Rumput laut atau masyarakat kota Larantuka sering menyebutnya dengan istilah Karang Muda, selain mudah didapat karena ada yang mengembangbiakannya di sepanjang perairan di beberapa teluk di kabupaten Flores Timur, juga mudah dijumpai di pesisir pantai saat terjadi angin kencang dan gelombang besar.

Maci Diaz warga kota Larantuka yang dihubungi Cendana News Sabtu (9/9/2017) menjelaskan, untuk membuat lawar rumput laut bahan-bahan yang disiapkan yakni rumput laut yang masih muda, tomat, bawang merah dan kelapa parut, cuka atau jeruk nipis serta bisa ditambah dengan daun kemangi.

Rumput laut jelas Maci sapaannya, dibersihkan dan direndam dalam air panas serta  diiris kecil-kecil dan diletakan ke dalam wadah dari plastik setelah itu disiram dengan cuka atau jeruk nipis secukupnya dan bawang merah yang sudah diiris.

Setelah itu lanjutnya, rumput laut diaduk hingga merata lalu dimasukan irisan tomat, kemangi dan bila memakai kelapa parut maka biasanya tidak memakai cuka atau jeruk nipis untuk membuat rumputu laut menjadi setengah matang.

“Sesudah itu rumput laut yang sudah dicampur tersebut didiamkan sekitar setengah atau satu jam lalu siap untuk dihidangkan untuk dimakan yang biasanya dimakan bersama Jagung Titi atau bisa juga bersama nasi,” ungkapnya.

Para perempuan menghidangkan lawar rumput laut dan Jagung Titi saat acara Tikam Turo di kelurahan Balela kota Larantuka. Foto : Ebed de Rosary

Maria Yuliana, warga lainnya yang ditemui Cendana News di Larantuka menyebutkan, lawar rumput laut biasanya dihidangkan saat acara-acara tertentu seperti kumpul keluarga, saat kegiatan Tikam Turi menjelang Paskah serta pesta nikah dan lainnya.

Dulunya lawar sebut Maria dibuat menggunakan cuka atau jeruk nipis tanpa dicampur dengan bahan lainnya, tetapi saat ini banyak yang lebih suka mencampurnya dengan kelapa parut serta irisan tomat.

“Sering juga menggunakan ikan-ikan teri mentah tapi saat ini ikan tersebut jarang dijual sehingga orang lebih suka membuat lawar rumput laut atau karang muda untuk dikonsumsi dimana sering dimakan bersama Jagung Titi,” terangnya.

Lawar ini papar Maria, jarang dijual di rumah-rumah makan sebab jarang orang membelinya dan kebiasaannya disantap saat ada kegiatan pesta atau kumpul-kumpul keluarga atau acara besar lainnya dimana banyak orang  duduk berkumpul atau semacam acara adat.

Lihat juga...