BPBD NTB: Banyak Mata Air Hilang Akibat Kerusakan Hutan

MATARAM — Kerusakan hutan akibat aksi perambahan dan pembalakan liar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengakibatkan sebagian besar mata air, sungai dan sebagian embung mengalami kekeringan.

“Berbicara masalah kekeringan, bukan hanya terkait dengan masalah faktor cuaca dan alam, tapi sikap dan perilaku masyarakat dalam memperlakukan alam juga menjadi hal sangat menentukan penyebab terjadinya kekeringan,” kata Kepala Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Muhammad Rum di Mataram, Sabtu (9/9/2017).

Aksi pembalakan liar kawasan hutan yang merupakan kawasan resapan air hujan misalkan telah mengakibatkan sejumlah mata air, sungai dan embung menjadi kering. Akibatnya bisa dirasakan sekarang, terjadi bencana kekeringan dan krisis di hampir sebagian besar wilayah NTB, terutama kawasan tadah hujan bagian selatan.

“Karena itulah untuk mengatasi masalah Kekeringan dan krisis air bersih yang terjadi setiap tahunnya masyarakat juga diminta ikut berpartisipasi mengembalikan mata air yang hilang, dengan menghentikan aksi pembalakan liar serta menanam pohon kembali pada lahan gundul,” katanya.

Kepala BPBD NTB, Muhammad Rum/Foto: Turmuzi

Dikatakan, sebagai kebijakan jangka pendek mengatasi masalah kekeringan dan krisis air bersih di Lombok, BPBD NTB melakukan droping air bersih ke daerah yang terdampak kekeringan, dibantu Dinas Sosial Provinsi dan BPBD Kabupaten Kota.

Proses droping juga harus dipastikan bisa menyasar semua masyarakat terdampak, karena kalau tidak, sangat rawan berpotensi konflik.

“Untuk kebijakan jangka panjang, BPBD telah melakukan proses verifikasi dan pendataan lokasi, kalau memang memungkinkan dibuatkan sumur bor, akan dibuatkan, termasuk bagaimana kalau ada mata air dan bendungan yang ada, kalau memungkinkan bisa diolah jadi air bersih selain untuk irigasi pertanian,” katanya.

Sebagaimana diketahui, enam Kabupaten Kota di NTB saat ini siaga darurat bencana kekeringan, yaitu Kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Barat.

Lihat juga...