KPK: Ada Peran Kelompok Tertentu dalam Kasus Dugaan Suap Bupati Kukar
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami kasus dugaan suap yang menjerat RTW, Bupati Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, pihaknya menemukan indikasi adanya keterlibatan sebuah kelompok atau sebuah korporasi yang selama ini diduga memiliki peranan mengatur pemenang sejumlah lelang tender sejumlah proyek di Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
“”Petugas KPK menemukan adanya indikasi keterlibatan kelompok atau korporasi tertentu dalam kasus suap Bupati Kutai Kertenegara, kelompok tersebut kemudian diidentifikasi bernama Tim 11,” jelasnya saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Kamis (29/9/2017).
Kelompok tersebut diduga merupakan bentukan tersangka yang menangani sejumlah proyek selama dirinya menjabat sebagai Bupati Kutai Kertanegara.
“Petugas KPK masih mendalami sejauh mana peranan dan pengaruh Tim 11 tersebut terkait pengaturan sejumlah lelang tender proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kertanegara,” sebutnya.
Basaria Pandjaitan menambahkan, kedepannya tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang bersangkutan dengan kasus dugaan suap tersebut. KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berkaitan atau terlibat dalam Tim 11.
Namun hingga berita ini ditulis, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan belum bersedia mengungkap satu per satu siapa saja nama-nama yang tergabung dalam Tim 11 tersebut.