F8 Makassar Diharapkan Mampu Tarik Investor

MAKASSAR — Anjungan Pantai Losari, Makassar, dipadati pengunjung yang penasaran ingin melihat langsung pembukaan Internasional Eight Festival and Forum (F8), Rabu (6/9/2017) sore.

Even F8 yang berlangsung hingga 10 September mendatang ini merupakan tahun kedua. Di sepanjang anjungan Pantai Losari akan digelar 8 kegiatan di 8 titik berbeda. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari itu terdiri dari fiction writer and font, flora and fauna, food and fruit, fusion music, film, fashion, fine Arts dan juga folk.

Walikota Makassar,  Ramdhani Pamanto, mengatakan, F8 tidak hanya hiburan saja. Namun juga dijadikan sebagai forum menjajaki peluang investasi di berbagai bidang, dari pariwisata hingga perdagangan dan pengembangan kota, dari tamu asing yang diundang dalam F8 ini.

“F8 ini juga sebagai ruang pengenala n city branding kota Makassar yang akan mampu menarik para investor yang akan dikelola dan dijajaki bersama dengan kota-kota dunia, dan juga kabupaten kota yang ada di Indonesia”, ungkap Ramadhani, usai menghadiri pembukaan F8.

Walikota Makassar ini juga mengatakan, ke depan kegiatan ini tidak hanya sekedar even biasa. Namun, one the best event yang berhasil masuk dalam kalender internasional Indonesia melalui Kementerian Pariwisata. Ramadhani mengklaim, tidak hanya masyarakat di kota Makassar yang antusias dengan digelarnya F8 ini.

“Setidaknya ada 24 utusan negara lain yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini, juga kepala daerah Indonesia menghadiri kegiatan F8 ini”, jelasnya.

F8 menjadi sangat menarik, karena diparalelkan dengan kegiatan lainnya seperti Internasional Creative Cities and Conference (ICCC), kejuaraan jetsky internasional, kejuaraan flyboard internasional, kejuaraan muangtai internasional dan pembukaan turnamen softball dunia.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Kerjasama Kota Makassar, Najiran Syamsuddin, mengatakan, ada banyak potensi di Makassar yang bisa ditawarkan kepada investor, di antaranya pengelolaan pulau-pulau atau kelautan, perdagangan dan potensi UKM.

“Jadi, potensi ini akan dikerjasamakan. Intinya bagaimana investasi dalam pencanangan ini smart city memunculkan sister city atau kota kembar”, katanya.

Lihat juga...