YOGYAKARTA — Kontingen DIY mengirimkan 210 atlet dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang digelar di Jawa Tengah, 10-21 September 2017 mendatang. DIY menganggap even dua tahunan itu untuk penguatan mental bertanding.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, keinginan untuk menjadi yang terbaik memang dicita-citakan setiap daerah, begitu juga bagi DIY.
“Namun yang lebih penting adalah penguatan mental bertanding,” katanya, Kamis (14/9/2017).
Dia menganggap, peserta Popnas masih muda dan berpeluang untuk berprestasi. Salah satu pondasi untuk berprestasi adalah memiliki mental bertanding, khususnya di gelaran resmi.
“Kadang saat tampil daerahnya bagus, namun bermain di luar daerah kurang bagus. Itu karena mental. Maka penguatan mental itu penting,” katanya.
Pria yang akrab disapa Aji mengakui, gelaran Popnas 2017 yang digelar di Jawa Tengah ini, sedikit banyak menguntungkan bagi Kontingen DIY. Setidaknya jarak yang relatif dekat memungkinkan Kontingen DIY bisa mengirimkan secara maksimal. “Kita mengikuti semua cabang olahraga yang dilombakan,” ungkapnya.
Dia mengatakan, dalam Popnas XIV/2017 ini, Kontingen DIY juga lebih banyak peserta yang dikirim dibanding sebelumnya.
“Semakin banyak peserta yang dikirim, maka semakin besar pula medali yang akan diraih,” imbuhnya.
Menurut dia, Kontingen DIY menerjunkan para atlet mudanya di 21 cabang olahraga. Ke-21 cabor tersebut adalah basket, sepakbola, tenis lapangan, angkat besi, atletik, dayung, volley indoor, voli pantai. senam artistik, senam ritmik, panahan, pencak silat, judo, tinju, sepak takraw, gulat, bulutangkis, renang, karata, tae kwando dan tarung drajat.
Aji mengungkapkan, dari 21 cabor yang diikuti tersebut, beberapa yang diandalkan mendulang medali emas adalah taekwondo, volly indor, volly pantai, pencak silat dan lainnya.
“Kalau balap sepeda dilombakan, itu juga berpeluang mendulang emas. Sayangnya tidak dilombakan di Popnas,” kata dia.
Saat disinggung target medali yang diraih, Aji enggan berandai-andai. Dia hanya berharap, Kontingen DIY bisa tampil maksimal, memberikan yang terbaik bagi DIY.
“Popnas terakhir kita menduduki peringkat delapan. Tahun ini harapannya bisa naik peringkat, soal medali itu tergantung performa. Semoga anak-anak kita tampil maksimal,” pintanya.