Berdayakan Nelayan Pemkab Aceh Singkil Bantu Jaring  

SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menyerahkan bantuan jaring dan asuransi kepada nelayan, Senin (18/9/2017). Bantuan tersebut bagian dari upaya untuk memberdayakan masyarakat di sektor perikanan.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengatakan, bantuan yang diupayakan oleh DInas Perikanan tersebut adalah jaring laut dan sungai 303 set, mesin robin 6,5 PK, 37 paket, keramba jaring apung 4 paket, keramba pembudidayaan ikan lele. Sementara untuk memberikan perlindungan juga diberikan asuransi jiwa nelayan untuk dua orang ahli waris sebesar Rp160 juta.

“Bantuan untuk nelayan yang diusahakan oleh Dinas Perikanan salah satu upaya pemberdayaan di sektor perikanan guna mengembangkan sumber daya manusia, teknologi dan modal dalam bentuk sarana, prasarana dan pelatihan,” tandas Bupati usai menyerahkan bantuan.

Diharapkan bantuan itu agar dimanfaatkan dan digunakan sebaiknya dan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Dikatakan, komitmen pemerintah untuk memberdayakan masyarakat, tidak pernah berhenti demi kesejahteraan masyarakat luas.

Dulmusrid menyampaikan, pemerintah setiap tahun memberikan bantuan kepada nelayan yang sudah dapat bantuan tahun anggaran 2017 agar tidak buat proposal lagi, supaya nelayan yang lain dapat kebagian. “Kepada instansi Dinas Perikanan tolong dicek dan ricek bantuan 2016 dan tahun 2017, karena yang sudah menerima supaya dibuat data basenya, supaya tidak tumpang tindih,” tambah Dulmusrid.

Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil Ismet Taufik menyampaikan, bantuan sosial merupakan hal strategis yang diarahkan langsung oleh Bupati, disamping bantuan jaring sungai dan laut. Sementara itu, pada 2017 ini pemerintah juga telah menyerahkan 27 sertifikat dan di 2018 mendatang dialokasikan sebanyak 50 sertifikat.

Ismet menghimbau kepada masyarakat nelayan yang belum punya rumah, namun punya tanah dan alas hak yang dapat dipertanggung jawabkan akan dibantu. “Manfaatkanlah kesempatan dan peluang ini, namun bagi yang belum mohon sabar, karena setiap proposal yang diterima akan selalu diverifikasi mengingat jumlah nelayan Singkil mencapai 7.000 jiwa,” katanya. (Ant)

Lihat juga...