Belum Dapat Solusi, Tanah Geser Dikhawatirkan Perparah Keretakan Rumah Warga

BALIKPAPAN – Warga Gang Piringan RT 01 dan RT 02, Muara Rapak, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur mengharapkan kepada Pemerintah Kota untuk memberikan solusi dan memperbaiki parit di lingkungan sekitar yang diduga jadi sumber masalah pergerakan tanah. Pergerakan tanah itu menyebabkan keretakan baru pada rumah milik Sumaji warga RT 02 No 129.

Menurut Sumaji sejak dilaporkan adanya keretakan ke pemerintah hingga kini belum ada bantuan. Termasuk upaya memperbaiki parit yang diduga jadi sumber masalah.

Dia menilai jika parit dilakukan penyiringan beton permanen, bisa jadi solusi agar rumah warga tidak ambruk dan tidak retak akibat tergerus air.

“Warga mau mengerjakan atau memperbaiki parit tapi tidak ada dananya. Jadi berharap bantuan dari pemerintah. Sudah pernah diukur tapi enggak pernah direalisasikan. Kalau begini, kami bisa kehilangan rumah,” harapnya kepada pemerintah.

Akibat pergerakan tanah itu, kini terdapat empat penghuni rumah kontrakan terpaksa pindah. Sehingga berdampak pada penghasilan sejumlah warga yang memiliki kontrakan.

Ia sebagai pemilik rumah sendiri enggan mengungsi karena hanya tempat itu rumah mereka. “Sama pihak kelurahan sudah disuruh pindah. Tapi mau pindah ke mana?” tegasnya saat ditemui sembari menunjukkan keretakan rumah, Jumat (15/9/2017).

Tanah bergeser itu juga tidak hanya menyebabkan keretakan pada rumah warga, namun juga sering merusak pipa PDAM. Akibatnya, air dari pipa masuk ke tanah. Membuat tanah semakin bergeser karena ada airnya. Sudah kerap diperbaiki. Namun seminggu terakhir, belum ada pihak PDAM yang memperbaiki.

“Ini tambalan dinding baru saya kerjakan, kemarin pas kejadian pertama itu retaknya satu centimeter. Sekarang sudah lima centimeter. Pasti ada dampaknya juga ketika kebocoran air masuk ke tanah,” tambahnya.

Lihat juga...