Antisipasi Krisis Air Bersih, BPBD Bali Siapkan 15 Mobil Tangki

DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali menyiagakan mobil tangki air bersih untuk mewaspadai krisis air bersih akibat dampak dari musim kemarau panjang yang terjadi Bali.

Setidaknya ada sekitar 15 mobil tangki air bersih yang disediakan oleh BPBD bersama Dinas PU, Dinas Sosial, PDAM serta instansi terkait baik tingkat provinsi dan kabupaten. Mobil tersebut tersebar di seluruh daerah di Bali.

Kepala BPBD Bali, Dewa Indra, mengatakan, penyediaan mobil tangki air bersih tersebut dilakukan mewaspadai dampak musim kemarau panjang yang melanda beberapa tempat di Pulau Bali.

Menurutnya ada beberapa tempat yang diperkirakan akan terjadi krisis air bersih akibat kemarau panjang antara lain seperti Karangasem bagian utara, tepatnya di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang. Kabupaten Bangli di Kecamatan Kintamani. Kabupaten Buleleng yaitu Kecamatan Tejakula, Kecamatan Grokgrak dan daerah terakhir yaitu di Kabupaten Klungkung terjadi di Kecamatan Nusa Penida.

“Setiap mobil tangki air bersih berkapasitas 5000 liter,” ujar Indra kepada Cendana News Rabu (13/9).

Indra menambahkan, berdasarkan informasi dari BMKG, puncak kemarau diprediksi terjadi hingga akhir Bulan September. Hingga sampai saat ini pihaknya masih belum menerima laporan terkait krisis air bersih di Bali.

“Namun kami selalu siap siaga jika sewaktu-waktu ada masyarakat di beberapa daerah yang sudah diploting terkena dampak kemarau panjang,” aku Indra.

Indra juga menambahkan, musim kemarau panjang ini sangat erat dampak terkait kebakaran lahan dan hutan. Oleh sebab itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api terutama di lahan kering maupun di hutan yang mempunyai vegetasi kurang baik.

“Baru-baru ini kami melakukan pemadaman di lereng Gunung Agung. Namun dengan kesigapan tim kami kebakaran tersebut bisa kami padamkan,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, selain Pulau Jawa, Bali merupakan daerah yang terkena dampak kemarau panjang menurut catatan BMKG pusat Jakarta.

Petugas BPBD Bali menyalurkan air bersih/Foto: Dok BPBD Bali
Lihat juga...