Prospek Menjanjikan, Mutu dan Kualitas SMK Pariwisata di NTB Perlu Ditingkatkan
MATARAM — Sebagai salah satu daerah tujuan pariwisata, pembangunan sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Mandalika Resort terus menggeliat. Pertumbuhan sektor pariwisata menuntut SDM Andal.
Geliat pembangunan tersebut tentu harus bisa memberi kemanfaatan secara ekonomi bagi masyarakat, khususnya masyarakat sekitar. Karena itulah supaya masyarakat bisa menikmati dari kemajuan sektor pariwisata tersebut, mereka harus terlibat dan menjadi SDM pariwisata yang memadai.
“Untuk Provinsi NTB,SMK Pariwisata memiliki prospek bagus dan cukup menjanjikan sebagai penyumbang SDM dibutuhkan. Namun untuk itu dari sisi mutu dan kualitas SMK harus terus ditingkatkan,” kata Ketua Komisi V DPRD NTB, Hj. Wartiah di Mataram, Kamis (31/8/2017)
Perbaikan mutu dan kualitas bisa dilakukan mulai dari kurikulum, jurusan dibuka sesuai kebutuhan pasar termasuk sarana dan prasarana dan fasilitas pendukung lain, sehingga ketika lulus SDM dihasilkan siap pakai.
Wartian mengingkat bahwa tren dan geliat pariwisata NTB yang terus tumbuh dengan tingkat kunjungan wisman NTB yang setiap tahun juga meningkat. NTB saat ini sudah menempati posisi tiga besar kunjungan wisatawan.
“Termasuk pembangunan Politekpar di Kabupaten Lombok Tengah adalah salah satu upaya pemerintah menyiapkan SDM lokal untuk bisa diserap di KEK Mandalika dan harus kita dukung,” jelas Wartiah.
Dalam kesempatan yang terpisah, Ketua Dewan Pengawas Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga pelaku usaha pariwisata, Wirajagat mengatakan, untuk menunjang kemajuan sektor pariwisata dibutuhkan ketersediaan SDM memadai dan terampil serta profesional di bidangnya
Keberadaan lembaga pendidikan seperti SMK, termasuk kehadiran Poltekpar tentu akan sangat mendukung dalam menghasilkan tenaga terampil dan profesional di bidangnya, dengan demikian SDM lokal bisa diberdayakan
“SDM dan tenaga terampil serta kompeten dibutuhkan semisal biro perjalanan dan perhotelan, marketing pemandu wisata, kompetensi manajerial”
Sejumlah tenaga profesional yang harus dipersiapkan lembaga pendidikan pariwisata di NTB ialah chef makanan dan minuman, house keping, akutansi, manajerial, waiters, resepsionis dan bartender yang kesemuanya harus dipersiapkan dari sekarang. Dia mengingatkan ketika nanti KEK Mandalika benar terwujud, SDM di NTB justru tidak siap
“Pariwisata Lombok 10 sampai 20 tahun ke depan akan semakin cerah. Karena itu selain harus didukung SDM terampil dan profesional juga harus didukung dengan kemananan, kebersihan, kenyamanan dan pelayanan,” katanya memberi masukan.