Pemerintah Kabupaten dan Kota Diminta Perbesar Anggaran Penanganan Kekeringan
MATARAM — Pemerintah Kabupaten dan Kota di seluruh wilayah Kabupaten Kota, terutama Kabupaten yang terdampak kekeringan diminta cepat tanggap penanganan masalah kekeringan di wilayah masing – masing termasuk dengan memperbesar anggarannya.
“Masalah kekeringan masalah yang hampir terjadi setiap tahun. Karena itu kita meminta Pemerintah Kabupaten dan Kota di NTB bisa lebih cepat tanggap, baik dari sisi sarana prasaran infrastruktur termasuk anggaran bisa diperbesar,” kata Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi, Senin (14/8/2017).
Karena bagaimanapun teman – teman di Kabupaten Kota selain secara lokasi lebih dekat, juga memahami bagaimana kondisi kekeringan di daerah masing-masing.
Sehingga dengan langkah cepat disertai penganggaran yang cukup, upaya penanganan bisa maksimal dilakukan dan masyarakat tidak harus mengalami kesusahan akan kebutuhan air bersih.
Terhadap daerah yang terdampak kekeringan tersebut, Majdi mengaku telah memiliki jadwal, kalau belum bisa tertangani secara maksimal, misalkan dengan sumur bor dan pembangunan sarana irigasi, maka kita penanganannya melalui akan dilakukan dengan cara mobilisasi mobil tangki.
“Itu sudah disiapkan untuk didropkan ke daerah yang terdapak kekeringan untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.”
Meski demikian, lanjut Majdi kondisi kekeringan yang terjadi sekarang masih terkendali.