Monumen Pancasila, Hiburan Keluarga Sambil Belajar Perjuangan Bangsa

TENGGARONG — Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantaan Timur memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan. Destinasi itu yaktu destinasi sejarah, pendidikan dan destinasi buatan. Wisata sejarah misalnya di Tenggarong ada Kedaton Kerajaan Kutai Kartanegara, Museum Mulawarman, Monumen Pancasila.

Monumen Pancasila yang letaknya di jalan Mulawarman, Tenggarong diresmikan pada 6 November 1983 oleh Bupati Kutai DRS. Awang Faisyal dan Gubernur Kalimantan Timur H. Soewandi. Di Monumen Pancasila ini tertulis Kabupaten Kutai Samta Krida Tata Tenteram Kartanegara, yang tertanggal 14 Agustus 1979 Presiden RI Soeharto.

Monumen pancasila ini diabadikan kepada mereka yang telah memberikan dharma bhaktinya bagi kesejahteraan seluruh wilayah nusantara dan bagi keteladanan generasi-generasi selanjutnya. Di Monumen Pancasila terdapat lambang negara Pancasila dan Sila Pancasila.

Puluhan tahun berdiri, Monumen Pancasila terawat dan terpelihara dengan baik. Bahkan disekitarnya terdapat taman hijau yang menjadi taman terbuka hijau atau salah satu area publik yang bisa menjadi taman hiburan bagi keluarga.

Monumen Pancasila/Foto: Ferry Cahyanti.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara Sri Wahyuni, monumen Pancasila salah satu wisata sejarah dan wisata pendidikan yang letaknya di Tenggarong. Tak hanya itu, juga menjadi taman hiburan keluarga karena di taman Monumen Pancasila terdapat air pancur dan gazebo untuk beristirahat bagi pengunjung yang datang.

“Momunen Pancasila ini salah satu wisata sejarah sekaligus taman terbuka hijau untuk pengunjung yang datang baik domestik dan mancanegara. Di sekeliling Monumen Pancasila terdapat relief sejarah Kutai yang bisa di lihat pengunjung,” katanya Minggu, (6/8/2017).

Terpisah salah seorang pengunjung Anton mengungkapkan menjadi taman hiburan keluarga karena memiliki tugu peringatan yang berisi relief perjalanan perjuangan bangsa Indonesia dan zaman pendjajahan hingga merdeka.

“Di Monumen ini juga tertulis tentang makna dari Pancasila karena dituliskan sila Pancasilanya, yang mengingatkan kita bahwa dasar negara kita dan lambangnya. Ini sangat bagus untuk generasi kita dengan melihat, membacanya akan mengingatkan sila dari Pancasila,” ulasnya.

Monumen Pancasila yang berdiri di tengah itu di sekilingnya terdapat bangunan-bangunan yang bersejarah yakni Masjid Agung, Kedaton Kutai dan Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin. Di sekeling monumen terdapat relief yang menggambarkan sejarah perjalanan Kutai Kartanegara semenjak zaman kerajaan hingga di era pembangunan.

 

Lihat juga...