NANGA BULIK – Kebakaran lahan terjadi di jalan Trans Kalimantan KM 14 Dusun Liku, Kelurahan Nanga Bulik, yang menjadi penghubung Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelaksana tugas Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Lamandau, Sukarelawan Abadi, di sela pemadaman mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 12:15 Wib dengan lokasi sekitar beberapa ratus meter dari Jalan Negara.
“Informasi kebakaran ini berawal dari adanya laporan salah seorang warga bernama Edi sekitar pukul 12.15 WIB,” kata Sukarelawan, Rabu (23/8/2017).
Kronologis diketahuinya kebakaran lahan tersebut bermula ketika Edi melintas di trans Kalimantan KM14 melihat ada api yang menyala di semak belukar yang terus merembet membakar ranting-ranting pohon di sekitarnya.
Dalam kondisi yang panik, Edi langsung melaporkan kepada anggota Polres Lamandau. Kemudian, tim terpadu yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, Polres Lamandau, dan Koramil langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman.
“Saat melintas saya melihat ada api menyala di semak belukar yang terus merembet membakar ranting-ranting pohon yang ada di sekitarnya”, ungkap Edi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Kabupaten Lamandau, Masdiani, menjelaskan, setelah mendapatkan informasi tersebut dengan cepat anggota tim terpadu penanggulangan Karhutla Lamandau dari berbagai unsur mulai dari Tim Reaksi Cepat BPBD, Damkar, Polres Lamandau, dan Koramil Nanga Bulik langsung diterjun kelokasi dimana terjadi tempat kebakaran tersebut.
Setelah mendapat informasi telah terjadinya kebakaran lahan, tim langsung turun ke tempat kejadian untuk melakukan penanggulangan, mulai dari cara manual hingga memaksimalkan mobil pemadam untuk titik api yang bisa dijangkau.
“Luas lahan yang terbakar tersebut mencapai kurang lebih 2 sampai 3 Hektare, dengan kecepatan dan kerjasama yang baik sekitar kurang lebih 1 jam api berhasil dipadamkan”, demikian Masdiani. (Ant)