Kapolda Metro Beri Penghargaan Pengungkap 1 Ton Shabu

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Idham Azis, memberi penghargaan kepada 10 orang di antaranya Direktorat Narkoba POLDA Metro, POLDA Kepulauan Riau, POLDA Banten, dan Bea Cukai atas kerjasama dalam pengungkapan penyelundupan 1 ton Shabu di pesisir Pantai Anyer, Banten, pada 13 Juli 2017, lalu.

Dalam sambutannya, Idham menyebut, bahwa kejahatan narkoba yang akan merusak generasi muda Indonesia, harus dilakukan secara bersamaan antar instansi. Sebab, untuk pemberantasan narkotika di wilayah Indonesia, tidak bisa dilakukan sendiri, tak mungkin ungkap kalau tidak bekerja sama. Jangan tampilkan egosentris, jangan merasa paling hebat, jika demikian, tidak akan berhasil untuk menangkap 1 ton Sabu.

“Atas nama pribadi dan pimpinan POLDA Metro, saya ucapkan terimakasih kepada bapak-bapak. Pimpinan Bea Cukai, BNN, rekan POLDA Banten dan Kepri, serta tim lintas Direktorat POLDA Metro,” kata Idham, dalam pidatonya di Balai Pertemuan Mapolda, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).

Ke depan, lanjut Idham, tantangan akan lebih besar dalam menindak dan memberantas barang haram itu. Jadi, seluruh instansi penegak hukum harus berkolaborasi dengan baik.”Kalau orang Ambon bilang ‘itu yang opa suka’,” katanya.

Idham berharap kepada kesepuluh orang yang mendapat penghargaan itu untuk terus dan selalu mengukir prestasi, karena narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa. Bahkan kebijakan dari Presiden Joko Widodo, bila ada orang asing yang ingin meracuni generasi kita, harus tindak tegas, tidak ada kompromi.

“Kalau masih kurang galak, saya pergi belikan hati serigala di Kanada, sana. Urusan bandar minta maaf itu urusan dia dengan Tuhan. Urusan mengirim dia ke Tuhan, itu urusan saya,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres se-DKI Jakarta, jika dalam sebulan tidak bisa menindak para bandar narkoba di wilayah masing-masing, Kasat tersebut akan diganti. “Selamat berkarya, terus mengukir prestasi,” tutupnya.

Lihat juga...