Gubernur Kalsel: Perputaran Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

BANJARMASIN — Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, mengatakan masih banyak pekerjaan rumah untuk merampungkan target program pembangunan daerah.

Sahbirin mengajak semua pemangku kepentingan, bupati/walikota se-Kalimantan Selatan, dan seluruh elemen masyarakat Kalsel, turut bersinergi merealisasikan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menurut Sahbirin, kabupaten/kota harus menghilangkan ego sektoral karena tujuan pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Sesungguhnya membangun provinsi yang kita cintai ini. Membangun provinsi ini, berarti kita membangun seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan,” kata Sahbirin Noor di sela peringatakan HUT ke-67 Kalsel di Taman 0 Kilometer, Kota Banjarmasin, Senin (14/8/2017).

Sahbirin menuturkan perayaan HUT ke-67 Provinsi Kalsel semestinya jadi momentum bersama untuk membangun Kalsel. Ia terus memacu pembangunan Kalsel mulai dari pinggiran.

Selain itu, Sahbirin meminta masyarakat desa piawai menggerakkan perputaran ekonomi berbasis potensi lokal. Sebab, kata dia, Kalsel mesti melepaskan diri dari ketergantungan sumber daya mineral.

Sahbirin mengklaim telah membangun infrastruktur jalan puluhan kilometer untuk membuka akses wilayah terisolasi.
“Saya turun ke desa-desa menyerap aspirasi dan apa potensi yang bisa dikembangkan. Saya dorong masyarakat pandai memanfaatkan potensi desanya,” kata Sahbirin Noor.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, ada tiga proyek strategis nasional di wilayah Kalsel, yakni Kawasan Industri Jorong, Kawasan Industri Batulicin, dan Bendungan Pitap. Menurut dia, proyek ini ditargetkan rampung pada 2019. “Proyek-proyek ini masa depan cemerlang kalsel,” Sahbirin berujar.

Selain itu, Kalsel mencatatkan realisasi pertumbuhan ekonomi sebesar 4 persen pada 2016, melonjak ketimbang realisasi tahun 2015 sebesar 3,38 persen. Pengendalian inflasi di Kalsel terbaik kedua se-Indonesia pada 2016.

Adapun nilai realisasi investasi tertinggi kedua dalam satu dekade terakhir. “Tahun ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan tumbuh positif. Produksi padi terus meningkat,” kata dia.

Ia mengatakan Kalsel mesti berfokus menggarap potensi ekonomi terbarukan dan suistanable demi menopang perekonomian daerah. Lewat cara ini, Sahbirin berharap, Kalsel semakin mandiri di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata.

Perayaan HUT ke-67 Kalsel diisi dengan pesta rakyat yang menyuguhkan 28.200 porsi makanan dari 47 stan. Warga Banjarmasin bisa sepuasnya manyantap hidangan menu-menu tradisional dan jajanan pasar.

Selain itu, TNI-AU urut memeriahkan lewat atraksi Fly Past dua unit pesawat tempur F-16. Kedua pesawat tempur ini terbang dari Lanud Iswahyudi, Madian, Jawa Timur. Adapun Lanud Syamsudin Noor menerbangkan pesawat jenis Tecnam P96G High Wing milik Fasida Kalsel.

Lihat juga...