850 MBR Balikpapan Nikmati Sambungan Air Bersih

BALIKPAPAN — Tepat di hari ulang tahun ke-72 kemerdekaan RI, 850 warga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Balikpapan, menikmati sambungan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balikpapan.

Secara simbolis, Walikota Rizal Effendi menyerahkan surat kepada 5 penerima sambungan air di RT 21 Kelurahan Sungai Nangka, Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan tersebut.

Salah seorang warga yang merasakan program air MBR, Anis (39), menyambut bahagia dengan sambungan air yang sudah terpasang sejak akhir Juli, lalu. “Saya senang sekali dengan adanya program MBR, ini. Karena selama ini saya numpang sama tetangga bayar Rp200 ribu per bulan,” kata bapak dua anak ini.

Disebutkanya, untuk menikmati program MBR hanya mengeluarkan pembayaran uang muka Rp500 ribu, sedangkan sisanya Rp1,4 juta dicicil selama 12 bulan. “Dengan program MBR sangat mudah dan tidak terbebani dalam pendaftaran. Saya cicil Rp78 ribu per bulan selama 12 bulan, untuk air ini,” ungkap Anis yang bekerja sebagai buruh lepas.

Anis mendapatkan program MBR bersama 21 warga lain di lingkungan tempat tinggalnya. “Dalam pengajuan permohonan ke RT dengan KK, lalu diajukan ke PDAM. Saya buruh lepas. Memang  pernah diusulkan oleh warga pada 2011, lalu, tapi belum ada realisasi. Lalu diajukan lagi di 2015 dan alhamdulillah dapat air,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Dirut PDAM, Haidir Effendi, menjelaskan tahun ini menuntaskan program sambungan air bagi 850 MBR. “Diusulkan ke PU 1000, tapi verifikasi tim, hanya 850 yang ikut,” katanya.

Syarat teknis dari program ini harus ada airnya dan memunuhi masyarakat berpenghasilan rendah dengan patokan dari penggunaan listrik di rumah. “Kurang lebih kalau 1000 itu Rp3 miliar, tapi ini kan 850 itu kurang lebih Rp2,5 miliar. Dana bantuan pusat,” sebutnya.

Dalam Program air bersih bagi MBR ini, Pemerintah pusat menyediakan jaringan pipa, sedangkan PDAM menyiapkan air bersihnya.

Selama lima tahun ini, PDAM telah membuat sambungan air bagi MBR  sekitar 6.000 sambungan yang teralisasi. “Setiap tahun targetnya sekitar 1.000 sambungan. Kalau air banyak sebenarnya kita bisa lebih, tapi kita terkendala airnya. Daerah lain bisa lebih 5.000 sambungan,” imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, meminta warga agar menjaga pipa yang sudah ada jangan sampai hilang atau rusak agar air lancar.  “Saya kira ini baik dan mudahan-mudahan sampai tahun depan sudah bisa dipenuhi dan ada program lanjutan, agar bisa memenuhi harapan masyarakat. Apalagi, ini di 17 Agustus bisa merdeka dengan air,” tutupnya.

Lihat juga...