Tim Gegana dan Mobil Barracuda Kawal Pebalap Tour de Flores

ENDE – Para atlet balap sepeda yang berlaga dalam even balap sepeda internasional Tour de Flores (TdF) mendapat pengawalan dan penjagaan ketat dari aparat kepolisian maupun personil TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut selama perlombaan.

Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustakim, saat ditemui Cendana News usai penyerahan hadiah kepada pemenang lomba etape kedua, Sabtu (15/7/2017) mengatakan, pengamanan yang dilakukan memang sudah sesuai standar pengamanan warga negara asing.

Kendaraan Barracuda yang dipergunakan, sebut Ardiyan, merupakan kendaraan BKO dari Polda NTT beserta penambahan personil dari Polda NTT untuk memperlancar even Tour de Flores dimana kepolisian harus meningkatkan pengamanan.

“Pengawalan akan kami lakukan dari Larantuka hingga ke Labuan Bajo sebagai titik finis perlombaan agar even ini bisa berjalan dengan lancar karena banyak orang asing yang terlibat,” ungkapnya.

Dari Maumere ke Ende, terang Ardiyan, setiap satu kilometer ditempatkan dua orang personil dan selain itu juga di desa dan pertigaan jalan juga ditempatkan personil polisi serta TNI.

Tim Gegana dan Mobil Barracuda mengawal para pebalap sepeda. Foto: Ebed de Rosary

“Di jalan yang rawan longsor juga ditempatkan dua personil dan kami juga mendapat tambahan personil dari Polda NTT sebanyak 104 personil serta tim Gegana,” paparnya.

Selain dari setiap Polsek di jajaran Polres Ende dan Polda NTT, ucap Ardiyan, juga ada Brimob dari Maumere dan Ende dengan bersenjata lengkap. Ada juga yang menggunakan sepeda motor serta petugas dari Dinas Perhubungan Ende.

“Kami akan tempatkan personil di kegiatan acara, hotel tempat menginap dan juga melakukan pengamanan terbuka serta tertutup. Untuk melakukan sterilisasi tempat menginap dan juga di tempat acara maupun titik start dan finish,” ungkapnya.

Personil di jalan, tuturnya, ditempatkan agar mengantisipasi adanya hewan ternak yang berkeliaran di jalan. Sebelumnya juga pihak Polres Ende sudah mengimbau agar hewan ternak masyarakat dikandangkan.

“Mari kita sukseskan event ini agar Flores dan Indonesia bisa terkenal di dunia dan wisatawan akan datang mengunjungi tempat ini,” pesannya.

Ratnasari Seku, salah seorang mahasiswa yang ditemui Cendana News di lokasi acara penyerahan hadiah di depan lapangan sepak bola Ende mengatakan dengan banyaknya personil aparat keamanan masyarakat juga merasa lebih aman.

Selain itu lanjutnya, banyak pembalap yang terlibat merupakan pembalap asing sehingga perlu ada pengamanan sehingga acara olahraga ini berjalan lancar, tidak ada gangguan apa pun.

“Akhir-akhir ini sering terjadi aksi bom di negeri ini sehingga memang sudah sepantasnya aparat keamanan harus lebih bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan apalagi pesertanya banyak orang asing,” pungkasnya.

 

Lihat juga...