ENDE – Bis penunpang umum Sutra Alam dengan plat nomor B 7045 HY tujuan Maumere-Ende-Mauponggo nyaris terjun ke laut saat menanjak di Bukit Mauloo, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.
Bis yang disopiri Kanis tersebut melaju dari timur dengan kecepatan tinggi, saat hendak menikung ke kanan sebelum tanjakan Bukit Mauloo sempat berhenti sebentar sekitar 100 meter ketika di tanjakan, sebelum meluncur mundur.
“Bis melaju dengan gigi dua dan saat di tikungan kemungkinan sopir kaget melihat banyaknya masyarakat serta beberapa sepeda motor yang parkir di pinggir sebelah kanan jalan,” tutur Stanis Kesa.
Saat ditemui Cendana News, Sabtu (15/7/2017), sesaat setelah kecelakaan, Stanis mengatakan, ketika menanjak sopir terlihat kaget karena ada 2 sepeda motor di kanan jalan dan banyak masyarakat yang berdiri hendak menonton balap sepeda Tour de Flores (TdF) sehingga berusaha mengembalikan ke gigi satu. Namun saat bersamaan mesin mobil langsung mati.
Mobil pun meluncur ke sisi kiri jalan menabrak pohon pisang dan hendak terjun ke laut yang hanya berjarak sekitar semeter dari badan jalan dengan ketinggian tanggul pembatas sekitar 2,5 meter.

“Bagian belakang mobil tertahan di gundukan batu pecah yang ditumpuk di pinggir jalan setinggi sekitar 1,5 meter sehingga semua penumpang selamat,” terangnya.
Hendrika Lona, salah seorang penumpang bus, saat ditemui Cendana News terlihat trauma dan berlari menjauh dari bis setelah sempat turun dari bis yang terlihat miring dan hampir jatuh ke laut.
Rika, sapaannya, mengaku berteriak histeris saat bis berlari turun dan semua penumpang pun panik serta berteriak . Terlebih ada pula dua orang ibu yang membawa balita dalam gendongan.
“Saya bersyukur bisa selamat bersama para penumpang dan untung saja ada masyarakat yang menumpuk batu pecah di pinggir jalan untuk dijual sehingga bis tidak jatuh ke laut,” ungkapnya.
Rika mengaku masih trauma dan tak percaya dengan kejadian yang baru saja dialaminya sehingga saat ditawari minum oleh Cendana News, dirinya pun segera meminum sambil menahan tangis.
Disaksikan Cendana News yang saat itu sedang bersiap mengambil gambar para pembalap yang sebentar lagi tiba, dari arah timur meluncur bis Sutra Alam dan saat menanjak, mesin mobil mati, tetap bisa meluncur tapi hampir menghantam serumpun pisang di sisi kiri jalan.
Terlihat sopir sempat memutar setir ke kiri agar bis meluncur ke kanan supaya bisa menghantam tebing. Namun bis meluncur zig-zag dan tertahan di gundukan pasir yang persis berada di ujung tanggul penahan gelombang.