Tiga Fraksi DPRD Karanganyar Soroti Pasar Nglano

SOLO — Tiga Fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, memberikan perhatian serius ambrolnya kanopi pasar Nglano, Tasikmadu, yang dibangun belum ada enam bulan lalu. Ketiga fraksi itu adalah Fraksi PKB, Fraksi Demokrat dan Fraksi Gerindra Amanat. Mereka mempertanyakan kualitas bangunan Pasar Nglano yang menelan anggaran sebesar Rp16,4 milliar.

“Pasar yang dibangun dengan anggaran Rp16,4 milliar tentunya tidak sedikit. Ironisnya, bangunan belum dihuni pedagang sudah ambrol. Kualitas bangunannya patut dipertanyakan,” kata Ketua Fraksi PKB Toni Hatmoko kepada Cendana News, Sabtu (8/7/2017).

Toni menduga, robohnya kanopi Pasar Nglano itu ditengarai karena baut yang menjadi tumpuan utama bangunan tersebut tidak sesuai dengan prosedur. Sebab, dari pengecekan di lokasi, polisi PKB itu menyebut jika baut yang tertanam di tembok hanya sekitar 1 cm.

“Seharusnya baut dalop itu minimal tertanam di tembok 5 cm, atau lebih aman tembus tembok dan diberi penopang. Ini tidak, saya lihat hanya 1 cm,” urainya.

Dengan kualitas banguna kanopi pasar Nglano tersebut, kalangan dewan justru semakin mempertanyakan kinerja pengawas saat pembangunan berlangsung. Sebab, melihat kualitas bangunan yang dinilai rawan akan roboh, karena tidak tertanam lebih dalam, namun pengawas tidak cemat.

Beruntung, kata Toni, saat kejadian robohnya kanopi sepanjang 45 meter tersebut belum ada pedagang yang menempati. Sehingga tidak ada korban jiwa maupun kerugian pedagang lainnya.

Hal serupa diungkapkan Ketua Fraksi Demokrat, Tri Haryadi, yang menyebut pemerintah Kabupaten Karanganyar harus melakukan evaluasi terhadap pelaksana proyek pembangunan Pasar Nglano. Adanya kejadian robohnya kanopi Pasar Nglano, kalangan dewan mendesak dilakukan audit terhadap pembangunan pasar tradisonal tersebut.

“Secara internal partai, kami menilai ada kejanggalan dalam pembangunan Pasar Nglano, dan kita minta untuk dilakukan audit. Kalau perlu audit dilakukan secara keseluruhan, karena pekerjaan itu satu paket dengan bangunan kanopi yang roboh,” tandas dia.

Lihat juga...