Inflasi di Bawah 4% Per Tahun, BI Klaim Pertama dalam Sejarah
JAKARTA —. Gubernur BI, Agus D.W. Martowardojo, mengaku optimis perkembangan perekonomian nasional sepanjang tahun 2017 akan terus mengalami pertumbuhan di atas 5 persen. Selain itu, didukung oleh faktor pengendalian tingkat Inflasi yang baik oleh Pemerintah, secara nasional tingkat inflasi berada di bawah 4 persen per tahun.
“Pemerintah berhasil memperbaiki pertumbuhan ekonomi dan berhasil mengendalikan inflasi, bahkan tahun ini pertumbuhan perekonomian Indonesia yang rata-rata di atas 5 persen tentu bisa dibilang masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan pertumbuhan perekonomian negara-negara tetangga (ASEAN)”, kata Martowardojo, dalam sambutannya di acara Sarasehan Nasional bertema ‘Mendorong Inovasi Kebijakan Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Menjaga Momentum Pertumbuhan Perekonomian Nasional yang Inklusif dan Mengendalikan Inflasi Daerah’, di Jakarta, Rabu (26/7/2017) malam.
Martowardojo juga mengatakan, hingga akhir 2017 ini pertumbuhan perekonomian Indonesia diperkirakan mampu mencapai 5,2 atau bahkan bisa mencapai 5,4 persen. Hal tersebut merupakan suatu prestasi yang membanggakan dan layak untuk diberikan apresiasi.
Martowardojo juga menambahkan, bahwa tahun ini atau tahun depan, tingkat inflasi Indonesia per tahun untuk pertama kalinya sepanjang sejarah terjaga di bawah 4 persen per tahun, atau bahkan bisa berada di bawah 3 persen per tahun. Dengan demikian, tingkat inflasi Indonesia yang rendah akan setara dengan tingkat inflasi negara-negara ASEAN.
Sarasehan Nasional yang diadakan di Lantai IV, Gedung Kantor Bank Indonesia (BI), Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, tersebut, merupakan acara rutin yang diadakan oleh Bank Indonesia, didukung beberapa kementerian dan lembaga-lembaga pemerintahan terkait. Tampak hadir dalam sarasehan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menkoperekonomian) dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkokemaritiman), Luhut Binsar Pandjaitan, dan sejumlah pejabat lainnya.