Orang Tua Resah Karena Anak Tidak Tertampung di SMA SMK Negeri

NUNUKAN — Beberapa orang tua di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, resah karena anak mereka tidak tertampung di sekolah SMA/SMK negeri.

Keresahan itu mencuat sebab kebijakan pemerintah tidak didukung dengan alternatif sekolah swasta yang layak, kata Guntur Jamaluddin, warga, di Nunukan, Senin (10/7/2017).

Ia menyayangkan, kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menerapkan sistem zona pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2017 sekolah negeri.

Kabupaten Nunukan di wilayah perbatasan RI-Malaysia masih kekurangan ruang belajar bagi peserta didik SMA/SMK sehingga ia menganggap kebijakan tersebut belum sepantasnya diterapkan.

Menurut Guntur Jamaluddin, di Pulau Nunukan hanya ada tiga SMA negeri dan satu SMK negeri, tidak sebanding dengan jumlah lulusan SMP/sederajat pada 2017.

Dia juga mempertimbangkan untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta.

Kersehananl yang sama dikemukakan, Sahabuddin, warga Kelurahan Nunukan Utara.

Ia menyatakan anaknya terpaksa akan menganggur setelah ditolak SMK Negeri Kabupaten Nunukan akibat nilai ujian nasionalnya rendah.

Ia mengutarakan, nilai ujian nasional anaknya hanya 20. [Ant]

Lihat juga...