KPPU: Bebas Kartel, Indonesia Sejahtera

JAKARTA — Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf menyebutkan, pihaknya bertekad untuk membebaskan Indonesia dari segala sesuatu yang berbau kartel atau mafia, khususnya dalam bidang persaingan bisnis atau usaha.

“Sehingga diharapkan kedepannya akan menyehatkan persaingan usaha di Indonesia,” sebutnya saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) nya yang ke-17, di Kantor Pusat KPPU, Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2017).

Syarkawi Rauf, jika Indonesia bebas dari segala sesuatu yang berbau kartel, maka diharapkan kedepannya Indonesia akan lebih sejahtera dan makmur. Ia juga tidak menampik, saat ini Indonesia memang sedang menghadapi “konglomerasi” dalam dunia bisnis atau usaha sangat begitu kuat atau cenderung mendominasi.

Dijelaskan, terjadinya integrasi bisnis dari hulu ke hilir yang kebanyakan hanya didominasi oleh para kelompok usaha atau perseorangan memiliki pengaruh yang sangat besar. Hal tersebut juga memunculkan fenomena kedua yaitu terjadinya tingkat konsentrasi penguasaan pasar yang juga sangat besar.

Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengungkapkan, saat ini di Indonesia dapat dibilang hanya dikuasai dua atau tiga pemain besar, dimana mereka memang benar-benar menguasai hampir sekuruh sektor-sektor strategis.

“Hal tersebut bisa saja terjadi karena konglomerasinya memang sangat besar ditambah lagi dengan tingkat konsentrasinya sangat tinggi, sehingga mengakibatkan tingkat ketimpangannya menjadi sangat tinggi,” pungkasnya.

Lihat juga...