Jalan Mulus Tingkatkan Perekonomian Warga Trans Kediri

LAMPUNG — Kualitas jalan yang meningkat, diaspal sejak 2016 akhir mampu mendorong perekonomian warga yang berada di Dusun Trans Kediri, Karangsari Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Sebelumnya mereka terpaksa mengangkut hasil tani dengan cara dipikul dan menggunakan kendaraan roda dua.

“Akibat kondisi jalan yang rusak, terpaksa memikul hasil tani,” sebut Abtolib (45), Kepala Dusun Trans Kediri kepada Cendana News, Jumat (21/7/2017).

Disebutkan, sebelumnya pada tahun 2000, akses warga hanya berupa jalan onderlagh, peningkatan dari jalan tanah.

Pembangunan jalan aspal tersebut sangat membantu distribusi barang hasil pertanian, perkebunan dan peternakan lain warganya yang berjumlah 80 keluarga. Selain bekerja sebagai petani jagung, sebagian penduduk juga beraktifitas sebagai peternak kambing, sapi dan menjadi agen jual beli hasil pertanian.

Supriyanto (kiri) pemilik usaha jual beli hasil pertanian di Trans Kediri [Foto: Henk Widi]
Salah satu agen hasil pertanian, Supriyanto yang menjadi pelaku agrobisnis semenjak enam tahun terakhir menyebutkan, sebelum infrastruktur jalan seperti saat ini, dirinya mengeluarkan biaya operasional untuk pengangkutan dari perkebunan hingga sampai ke tempat pengepulan pisang dan kelapa yang sebagian dibuat kopra.

“Sekarang kendaraan roda empat sudah bisa masuk ke wilayah ini sehingga bisa menghemat pengeluaran untuk biaya operasional dan kami juga untuk aktifitas pendidikan,” terang Supriyanto.

Laki laki yang menampung hasil pertanian dari petani tersebut bahkan menyebut dusun dusun trans lainnya pun ikut terbantu dengan adanya jalan aspal yang memudahkan masyarakat sebab sebelum ada jalan aspal dirinya harus mempergunakan pengangkutan dengan ojek motor.

Abtolib mengakui meski menjadi salah satu daerah transmigrasi yang jauh dari ibukota kecamatan dan terisolir sebagian besar warga wilayah tersebut terbantu dengan perbaikan jalan yang mempermudah distribusi barang dan membantu perekonomian warga.

Lihat juga...