Pekerja Konstruksi NTB Diminta Tingkatkan Kompetensi

MATARAM  — Pesatnya proses pembangunan di Indonesia, khususnya bidang infrastruktur dan jasa konstruksi menuntut akan tersedianya tenaga ahli dan terampil di bidang masing -masing serta telah diakui melalui proses sertifikasi.

Untuk itulah, semua pekerja konstruksi diminta untuk terus meningkatkan kompetensi melalui proses sertifikasi dari Kementerian PUPR.

“Persaingan pekerja jasa konstruksi sekarang ketat, tidak saja tingkat nasional, tapi juga internasional.  karena itu bisa menghadapi persaingan pekerja konstruksi harus mengantongi sertifikat keahlian,” kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin, Kamis (27/7/2017).

Tenaga kerja konstruksi yang tidak mengantongi sertifikat d iera pembangunan sekarang juga akan dipertimbangkan untuk diberikan mengerjakan pekerjaan.

Sertifikat melalui uji kompetensi bagi pekerja jasa konstruksi juga diperlukan supaya bisa bersaing dengan pekerja asing, sebab mereka datang dibekali dengan keterampilan.

“Belakangan Indonesia kan sedang marak  masuknya pekerja asing seperti dari China, kalau tidak punya  sertifikat, tenaga luar akan mudah masuk.”

Lihat juga...