Akses Wisata Desa Kelawi Diperbaiki Gunakan Dana Desa

LAMPUNG — Ratusan warga dari berbagai dusun di antaranya Kelawi 1, Kelawi 2, Minang Ruah, Kayu Tabu serta beberapa dusun lain bergotongroyong membuat jembatan darurat di jalan Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian proses perbaikan jembatan yang akan direhab menggunakan Dana Desa (DD).

Syarifudin, Kepala Desa Kelawi menyebutkan, jembatan sementara sengaja dibuat untuk memudahkan lalu lintas dari berbagai dusun yang akan menuju ke Jalan Lintas Sumatera. Ssekaligus akses ke sejumlah destinasi wisata dan distribusi hasil pertanian serta transportasi ke beberapa sekolah.

“Sebelum proses pembongkaran jembatan lama kita sediakan terlebih dahulu jembatan alternatif agar aktifitas warga tidak terganggu khususnya bagi siswa sekolah dan pengangkutan hasil bumi setelah jembatan baru jadi akan dikembalikan fungsinya,” terang Syarifudin saat ditemui Cendana News, Rabu (20/7/2017).

Yunus, tim pelaksana kegiatan pengerjaan pembangunan jembatan baru [Foto: Henk Widi]
Ratusan warga dari berbagai dusun tersebut sengaja dikerahkan untuk mempercepat proses pengerjaan. Sebagian warga  bahkan sangat antusias dengan harapan bisa memiliki jembatan baru yang mempermudah aktifitas warga.

Samsul, Kepala Dusun Kayu Tabu mengungkapkan, pembangunan jembatan yang dimulai dengan jembatan darurat tersebut menjadi jawaban ratusan kepala keluarga yang ada di dusunnya. Selama ini jembatan lama dengan lebar sekitar dua meter dan panjang empat meter tidak memiliki pagar dan bahkan sudah berusia sangat tua.

“Kami warga beberapa dusun juga senang jembatan bisa diperbaiki sehingga kendaraan besar bisa masuk untuk menuju ke sejumlah tempat wisata di desa kami dan juga pengangkutan hasil bumi,” terang Samsul yang ikut bergotong royong.

Yunus selaku anggota tim kegiatan pelaksanaan pembuatan jembatan di Desa Kelawi menyebut bersumber dari Dana Desa khusus untuk pembuatan jembatan dengan konstruksi menggunakan besi dan bahan yang kuat untuk jembatan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) diperlukan anggaran Rp20juta. Jembatan tersebut direncanakan dibangun dengan ukuran panjang 4 meter dan lebar 2 meter yang akan dikerjakan oleh warga sekitar dengan beberapa material telah disiapkan.

“Langkah pertama kita gotong royong membuat jembatan darurat dan mengumpulkan material selanjutnya dilakukan pengerjaan jembatan baru sebagai pengganti jembatan lama,” ungkap Yunus.

 

Syarifudin (baju hitam menunjuk tangan) kepala desa Kelawi memimpin langsung pembuatan jembatan darurat [Foto: Henk Widi]
Setelah jembatan alternatif selesai dikerjakan dengan target selesai pada siang ini jembatan lama akan segera dibongkar dan menurut Yunus proses pengerjaan jembatan selama beberapa bulan tidak akan mengganggu aktifitas warga. Meski terbuat dari kayu kelapa, jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Lihat juga...