Transportasi Jadi Kendala Pengembang Pariwisata Pulau Sumbawa

MATARAM — Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu. Muhammad Faozal mengatakan salah satu kendala pengembangan sektor pariwisata di Pulau Sumbawa NTB, karena akses dan konektivitas transportasi yang masih belum memadai.

“Yang namanya kawasan pariwisata, akses dan konektivitas transportasi menjadi hal utama bagi wisatawan maupun investor untuk berinvestasi,” kata Faozal di Mataram, Jumat (28/7/2017).

Faozal mencontohkan, untuk dua bandara di Pulau Sumbawa, masih di bawah standar untuk didarati pesawat berkapasitas besar karena luasnya  sangat terbatas. Selain itu jumlah penerbangan setiap harinya masih bisa diukur

Demikian juga pelabuhannya, saat proses penyebrangan menuju Pulau Sumbawa, masyarakat maupun wisatawan harus antri sampai berjam-jam, bagaimana orang mau tertarik melakukan liburan, intinya kemudahan dan kenyamanan.

“Meski demikian, Pemda NTB dalam hal ini tentu tidak berdiam diri, melainkan terus memacu proses pembangunan sektor pariwisata di NTB, khususnya pulau Sumbawa yang luasannya dua kali Pulau Lombok,” terangnya.

Ditambahkan, tugas bupati dan wali kota di Sumbawa mendorong pembenahan, menata dan membangun destinasi pariwisata, mengingat kemajuan sektor pariwisata terkorelasi dengan kemudahan dan kenyamanan.

Lihat juga...