SAR Lampung Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Ketang
LAMPUNG — Tim Kantor Search dan Rescue (SAR) Lampung terus berupaya mencari korban tenggelam saat berwisata di Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Bagian Humas Kantor SAR Lampung, Deny Kurniawan, mengatakan, personel SAR Lampung yang sedang siaga di Pelabuhan Bakauheni dalam arus mudik dan balik lebaran 2017 segera meluncur ke lokasi kejadian tenggelamnya Niko Taufiqurrahman Bin Ican (16), warga Dusun Fajar Baru II, Desa Pal 10, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Selain belasan personel yang dikerahkan dengan perahu jenis rigid inflitable boat (RIB) yang berangkat dari Dermaga III Pelabuhan Bakauheni, tim dari Kantor SAR Lampung juga mengerahkan 1 unit kendaraan truk personel yang digunakan membawa perahu karet (rubber boat) bermesin, peralatan selam serta peralatan lain.
“Kita melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya SAR Ditpolair Polda Lampung, BPBD Lampung Selatan, Satpol PP dan Damkar Lampung Selatan, serta masyarakat yang membantu pencarian korban tenggelam,” terang Deny, dalam keterangan yang diterima Cendana News di Lampung, Jumat (30/6/2017).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari warga dan sebagian rekan-rekan korban tenggelam, Niko yang masih berstatus pelajar SMA Gajah Mada Bandar Lampung, tersebut, tenggelam pada Kamis (29/6/2017) di Pantai Ketang, Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Pencarian tubuh korban dilanjutkan hingga malam hari, meski belum membuahkan hasil.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Lampung Selatan bersama Tim SAR Kantor Lampung, Satpol PP dan Damkar Lampung Selatan beserta masyarakat setempat, terus melakukan upaya pencarian tubuh korban yang terseret ombak saat sedang mandi di pantai setempat.
Berdasarkan keterangan salah satu rekan korban kepada tim pencarian, Ahmad, mengungkapkan mereka berangkat dari Bandar Lampung sebanyak 17 orang. Meski niat awal datang ke pantai tersebut untuk berfoto, namun beberapa kawan mereka, ada yang mengajak mandi di pantai setempat dan 12 orang mandi di tepi pantai, sementara sebagian memilih menunggu di tepi pantai.
Saat mandi di pantai tersebut, 5 orang sempat terseret ombak dan empat orang berhasil menepi dan diselamatkan rekan lainnya. Sementara, Niko terseret ke tengah laut.
Hingga hari kedua proses pencarian Deny Kurniawan terus dilakukan. Kondisi perairan Pantai Ketang Kalianda yang sempat diguyur hujan tak menyurutkan proses pencarian korban tenggelam di lokasi wisata bahari di Lampung Selatan tersebut. Selama proses pencarian korban tenggelam, tim SAR Lampung juga disiagakan di Pelabuhan Bakauheni, guna mengantisipasi insiden kecelakaan di laut selama arus mudik dan balik lebaran, dibantu oleh Tim SAR Polair Polda Lampung, Polair Polres Lampung Selatan dan Polair Mabes POLRI.