Antisipasi Lonjakan Penduduk, Bima Arya Tinjau DISDUKCAPIL
BOGOR – Walikota Bogor, Dr. Bima Arya Sugiharto, melakukan peninjauan ke Kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor di Jalan Pandu Raya, Bogor Utara, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/6/2017) pagi. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan penduduk di kota Bogor pasca lebaran 2017.

Dari data dari Dinas Pendudukan Catatan Sipil Kota Bogor, tercatat jumlah penduduk Kota Bogor sebanyak 1.007.761 jiwa, dan tidak terdapat lonjakan penduduk pasca lebaran. Bima mengatakan, pihaknya tidak menutup kesempatan bagi warga di luar Kota Bogor untuk tinggal di Kota Bogor.
Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor, Dody Ahdiat mengatakan, pertambahan jumlah penduduk tidak terlalu signifikan. Menurutnya, Kota Bogor hanya menjadi tempat transit penduduk, bukan untuk tempat tinggal tetap. Pada 2016, tercatat 3.016 jiwa penduduk Kota Bogor tidak menjadi warga Kota Bogor.
Dody juga mengatakan, penduduk yang masuk ke Kota Bogor diimbangi dengan penduduk yang keluar dari kota Bogor. “Biasanya yang keluar Kota Bogor itu karena kerja, ikut suami dan punya rumah di luar Kota Bogor”, paparnya.
Demikian juga yang tinggal sementara di Kota Bogor adalah mereka yang bekerja di Jakarta, Bekasi, dan wilayah di luar kota Bogor. Untuk mengantisipasi urbanisasi, sudah ada koordinasi dengan aparatur pemerintah terkait.
Dari data Kependudukan Kota Bogor tercatat statistik kepindahan terbanyak pada terjadi pada 8 Mei 2017 dengan jumlah 224 jiwa, dan statistik pendatang terbanyak pada 15 Juni 2017 dengan jumlah sebanyak 237 jiwa. Kota Bogor saat ini memiliki 304.309 kepala keluarga dengan 1.007.761 penduduk dan 696.738 jiwa penduduk yang memiliki KTP Elektronik.