Rumah Kosong Kemalingan, Polrestro Bekasi Kerahkan Tim Patriot

BEKASI — Seorang pengacara di Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban perampokan rumah kosong dengan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.

“Pelaku sepertinya berkomplot lebih dari seorang. Pelakunya sedang kita kejar,” kata Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bayu Pratama di Bekasi, Sabtu.

Menurut dia, korban bernama Munir Subqon diketahui berprofesi sebagai pengacara yang tinggal di Jalan Pelus Raya, Perumnas II, Kelurahan Kayuringnjaya, Bekasi Selatan.

Korban berserta keluarga telah pergi meninggalkan rumahnya untuk mudik menjelang Lebaran.

“Situasi rumah yang saat itu sedang kosong langsung dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menggasak harta korban,” katanya.

Menurut Bayu, korban kehilangan uang tunai ratusan juta rupiah berikut 36 buah jam tangan bermerk hasil koleksi korban.

“Pelaku membobol kunci masuk rumah sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku dengan leluasa membawa kabur harta korban karena rumah kosong,” katanya.

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumahnya untuk memberlakukan pengamanan ekstra terhadap rumahnya.

“Momentum mudik seperti ini biasanya dimanfaatkan pelaku kejahatan rumah kosong untuk beraksi,” katanya.

Sementara itu, Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, mengerahkan Tim Patriot untuk mengamankan sejumlah rumah kosong yang ditinggal penghuninya mudik guna mengantisipasi perampokan.

“Tim ini akan menyisir seluruh perumahan dan perkampungan di 12 kecamatan Kota Bekasi untuk memastikan keamanan rumah kosong,” kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari di Bekasi, Sabtu.

Menurut dia, tim yang dikomandoi masing-masih kepolisian sektor itu resmi dilepas pada Sabtu (24/6) hingga Minggu (25/6).

Dikatakan Erna, tim itu akan berkoordinasi dengan petugas keamanan atau pengurus RT/RW setempat perihal keberadaan rumah kosong.

“Petugas akan berpatroli rutin ke rumah kosong ini untuk memastikan situasi aman,” katanya.

Menurut Erna, pemudik sebelumnya telah menyampaikan laporan perihal penitipan rumah kosong kepada kepolisian maupun pengurus RT/RW setempat sehingga penyisiran akan dilakukan berdasarkan data tersebut.

“Petugas akan memastikan tidak ada kunci pengamanan yang rusak,” katanya.

Ernam menambahkan fokus polisi selama musim mudik kali ini tidak hanya tersentral di jalan, namun juga menyasar rumah-rumah warga.

“Kami tetap pastikan rumah yang ditinggal dalam situasi aman dan kondusif,” katanya. [Ant]

Lihat juga...