Penuhi Kebutuhan Pokok, Balikpapan Jajaki Kerja Sama dengan Sulbar

BALIKPAPAN — Untuk memenuhi kebutuhan pangan di Kota Balikpapan, Pemerintah Kota menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Mengingat kebutuhan pangan di Balikpapan 95 persen dipasok dari luar daerah yakni Pulau Jawa dan Sulawesi.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan, salah satu alasan menjadi wakil wali kota untuk menghidupkan kembali perdagangan segi tiga Mabalu yakni Mamuju, Balikpapan dan Palu (Mabalu). Salah satunya dengan menghidupkan perdagangan tersebut melalui kebutuhan pangan, apalagi kebutuhan pokok di Kota Beriman ini sangat tergantung dari luar daerah.

“Saya berusaha jadi pemimpin di Balikpapan ini untuk mengawal Mabalu agar aspek perdagangan hidup. Konsep ini Insha Allah teralisasi. Sekarang saya wakil wali kota kebijakan ada tapi belum penuh untuk diberikan,” ucapnya sebelum acara berbuka puasa bersama warga Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat, Rabu (21/6/2017).

Dia menjelaskan, apabila hal itu dihidupkan dalam bentuk kerja sama dengan Sulawesi Barat maka perdagangan Sembako akan mudah dan harga bisa lebih murah karena adanya kerja sama. “Ini mimpi saya dari kerja sama dapat membangun kehidupan yang lebih baik,” tandasnya.

Selain itu, Rahmad mengharapkan, konsep ini dapat dikawal dan direalisasikan bersama gubernur Sulbar. Sebab konsep ini sebenarnya pernah dilontarkan pada saat kepemimpinan sebelumnya di Sulbar, Adnan Saleh. Namun keterbatasan waktu hanya 1-2 tahun sehingga konsep ini belum bisa direalisasikan. ”Tapi saya yakin dengan kehadiran Pak Gubernur ini bisa direalisasikan ke depan,” ujarnya.

Untuk diketahui, kebutuhan pangan di Kota Balikpapan 95 persen dipasok dari luar daerah dan Sulawesi Barat salah satu daerah yang memasok kebutuhan pangan seperti beras, sayur mayur dan daging sapi.

 

Lihat juga...