JTTS Siap Dilalui dalam Kondisi Darurat Arus Mudik dan Balik Lebaran

LAMPUNG — Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 1,5 kilometer di ruas Bakauheni- Terbanggibesar Paket I, Bakauheni-Sidomulyo sudah dapat dipergunakan untuk keperluan arus mudik lebaran tahun 2017 (1438 H) dengan beberapa persyaratan.

“Persyaratan tersebut salah satunya persiapan pengamanan dari petugas kepolisian dalam jarak setiap 50 meter untuk mengarahkan pemudik pengguna kendaraan di akses keluar dari dermaga V Pelabuhan Bakauheni menuju ke Dusun Way Apus Desa Bakauheni,” sebut General Affairs PT Pembangunan Perumahan (PP), Yus Yusuf di Bakauheni, Senin (19/6/2017).

Kontur jalan yang tak rata juga membuat pengendara diwajibkan memacu kendaraan dengan kecepatan rendah, selain itu JTTS hanya bisa dilalui saat siang hari karena lampu penerangan belum memadai.

Yus Yusuf juga menyebutkan, pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di jalur pintu keluar dan pintu masuk Pelabuhan Bakauheni saat terjadi kepadatan arus lalu lintas (crowded).

Kemungkinan tersebut menurut Yus Yusuf belum terjadi hingga H-6 lebaran yang sudah menunjukkan arus kenaikan kendaraan dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa dan sebaliknya melalui Pelabuhan Bakauheni.

“Antisipasi kepadatan arus lalu lintas sudah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian dan juga pihak ASDP yang menjadi pintu gerbang Sumatera dalam arus mudik dan balik,” terang Yus Yusuf.

Beberapa titik JTTS yang akan dipergunakan untuk penampungan kendaraan saat arus mudik dan arus balik telah diberi lampu penerangan meski belum seluruhnya terpasang. Selain itu kontur yang belum rata dan masih tahap penyelesaian pembatas jalan membuat JTTS hanya dipergunakan saat kondisi darurat.

Kepala KSKP Bakauheni, Ajun Komisaris Polisi Enrico D.Sidauruk menyebut pihaknya akan membantu kelancaran arus mudik terutama penggunaan jalur darurat memakai JTTS meski hanya sepanjang 1,5 kilometer. Jalur tersebut bahkan berada di dekat fly over JTTS yang terhubung ke pintu masuk sekaligus pintu keluar Pelabuhan Bakauheni.

“Sudah kita siapkan posko atau tenda khusus untuk pengarahan kendaraan keluar dari pelabuhan menuju pintu keluar,” terang AKP Enrico D.Sidauruk.

Pantauan Cendana News jalur JTTS di dusun Way Apus masih dalam tahap pengeringan rigid pavement yang bisa dipergunakan untuk dilalui kendaraan maksimal pada H-3 hingga H-2 lebaran. Meski demikian kendaraan belum diperolehkan melintas di jalur penghubung JTTS dan Jalinsum tersebut.

Lihat juga...