MINGGU, 18 JUNI 2017
YOGYAKARTA — Satu minggu menjelang lebaran, sejumlah pusat perbelanjaan di Yogyakarta nampak mulai dipadati warga masyarakat yang hendak merayakan hari raya idul fitri dengan membeli baju lebaran. Salah satunya terlihat di Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta pada Minggu (18706/2017) hari ini.
![]() |
| Suasana Pasar Beringhardjo. |
Sejak pagi ribuan warga masyarakat Yogyakarta nampak memenuhi pasar tradisional terbesar di Yogyakarta itu. Salah seorang pedagang pakaian pasar Beringharjo sisi Barat, Rubiyah (67) mengakui peningkatan jumlah pengunjung tersebut. Meski begitu ia menilai tingkat penjualan dagangan menjelang lebaran tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun lalu.
“Sejak memasuki bulan puasa, baru hari ini jumlah pengunjung mulai meningkat. Beda dengan tahun lalu yang sejak H-14 sudah mulai ramai,” kata wanita yang telah berjualan di Pasar Beringharjo lebih dari 40 tahun itu Minggu.
Hal senada juga diungkapkan pedagang pakaian lainnya, Heri Siswanto (60). Pedagang pakaian asal Bantul itu mengakui adanya peningkatan penjualan dagangan pada H-7 sebelum lebaran hari Minggu ini. Ia menyebut omzet penjualan daganganya meningakat hingga 2 kali lipat dibanding hari biasa.
![]() |
| Rubiyah. |
“Baru hari ini mulai ramai. Meningkat sekitar dua kali lipat dibandingkan hari biasa,” ujarnya yang mengaku mendapat omzet hingga Rp3 juta selama sehari ini.
Meski begitu Heri menyebut peningkatan penjualan dagangan pakaiannya tahun ini tak lebih ramai dibanding tahun lalu. Pasalnya tahun lalu, peningkatan omzet sudah mulai terasa sejak H-10 hingga H-1. Tahun lalu, dalam sehari ia bahkan bisa mendapat omzet hingga Rp5juta saat pembeli sedang ramai-ramainya.
“Meski meningkat, namun jika dibandingkan tahun lalu menurun jauh. Hampir sekitar 50 persen lebih. Tidak tahu kenapa. Mungkin karena kondisi ekonomi sekarang yang semakin sulit,” katanya.
Rubiyah dan Heri hanya sendiri bisa berharap adanya peningkatan penjualan saat memasuki H-3 hingga H-1 lebaran nanti. Termasuk juga saat masa libur lebaran yakni pada H+1 hingga H+7 setelah lebaran.
“Mudah-mudahan saja nanti saat lebaran dan setelah lebaran bisa lebih ramai dari sekarang. Karena banyak wisatawan yang liburan ke Jogja dan membeli oleh-oleh berupa pakaian di sini” ujar mereka.
![]() |
| Heri Siswanto. |
Jatmika H Kusmargana/Irvan Sjafari/Foto: Jatmika H Kusmargana
Source: CendanaNews


