PENAJAM – Harga daging ayam potong dan daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Penajam Paser utara, Kalimantan Timur, melonjak bersamaan tingginya permintaan konsumen hingga lima hari pascahari raya Idul Fitri 1348 Hijriyah.
“Harga ayam potong selama lebaran hingga saat ini mencapai Rp38.000, padahal sebelumnya hanya Rp30.000 per kilogram,” ujar Siti Aminah, salah satu penjual daging ayam potong di Pasar Penajam ketika ditemui, Kamis (29/6/2017).
Menurutnya, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak satu hari sebelum lebaran. Kendati harga ayam potong melonjak cukup signifikan, namun pembeli juga ikut meningkat. Dalam sehari, Siti Aminah mampu menjual 180-200 ekor ayam potong, atau meningkat dua kali lipat.
“Dibanding hari biasanya penjualan meningkat dua kali lipat per hari, dan pendapatan yang kami dapatkan juga lumayan tinggi,” ucapnya.
Siti Aminah mengaku bisa mengumpulkan keuntungan Rp500-600.000 per hari. Namun, diakui para pedagang daging ayam potong, tingkat penjualan pada Lebaran 2017 tidak seramai tahun sebelumnya yang bisa mencapai 300 sampai 500 ekor per hari.
Sementara itu, harga daging sapi di sejumlah pasar tradsional di Kabupaten Penajam Paser Utara juga merangkak naik sejak satu hari sebelum Idul Fitri. “Sebelumnya, harga daging sapi stabil, tetapi satu hari jelang labaran harga mulai naik karena permintaan meningkat,” jelas Nanang, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Petung.
Menurutnya, sejak satu hari sebelum lebaran, permintaan daging sapi terus meningkat, sehingga daging sapi hingga saat ini dijual di kisaran harga Rp130-140.000 per kilogram. (Ant)