GMIM Bethel Winangun Manado Peringati Hari PI dan PK ke 186 Tahun

MANADO — Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Bethel Winangun memperingati hari Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen (PK) GMIM ke 186 tahun di Manado. Kegiatan hari PI dan PK GMIM Bethel Winangun digelar di lapangan Jambore Manado, pada Sabtu (24/6/2017) dalam bentuk jalan Sehat.

Ketua Jemaat GMIM Bethel Winangun Pdt. Roy Lengkong S.Th mengatakan, sangat bersyukur tahun ini Jemaat bisa memperingati hari PI dan PK bersama-sama seluruh Jemaat yg ada di GMIM Bethel Winangun, Manado, dan kegiatan ini merupakan wujud sukacita Jemaat dan Pelayan khusus sehingga kegiatan ini bisa terlaksana.

Menurut Pdt, Lengkong, khusus tahun ini sebagai Ketua Jemaat sangat bangga bisa bersama Jemaat mengeler kegiatan sederhana dengan jalan sehat, semoga kegiatan ini bisa memberikan kebersamaan dan menambah semangat Jemaat terutama dalam merayakan hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM ke 186 tahun.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Jemaat dan Pelayan Khusus yang telah hadir dan mengikuti jalan sehat semoga kegiatan ini bermanfaat dan selamat merayakan hari PI dan PK bagi Jemaat GMIM Bethel Winangun,” terang Pdt, Lengkong di Manado, Sabtu (24/6/2017).

Sementara itu Majelis Jemaat Kolom 17 GMIM Bethel Winangun Manado Pnt. Laurens Umboh kepada Cendana News menuturkan, sangat mendukung kegiatan hari PI dan PK GMIM ke 186 tahun yang di gelar di lapangan jambore, sehingga bentuk dukungan ini dilakukan dengan mengikutkan seluruh Jemaat yang ada di kolom 17 GMIM Bethel Winangun untuk melakukan jalan sehat bersama.

Umboh juga menjelaskan, meski mendukung kegiatan ini namun sangat menyesalkan ada pelayan khusus yang kurang peduli kepada jemaatnya. Ini terlihat dari kehadiran di lapangan saat mengikuti jalan sehat bersama.

Meski demikian Umboh memberikan apresiasi kepada seluruh jemaat yang hadir dari utusan kolom, meski pelayan khusus mereka masih kurang aktif dalam merespon kebutuhan jemaat. Ke depan Jemaat dan Pelayan khusus harus lebih bijak dan semangat dalam melayani, sehingga seluruh Jemaat semakin diberkati.

“Sebagai pelayan khusus harusnya menjadi contoh yang baik bagi jemaatnya sehingga mereka bisa terus diberkati, agar Jemaat dan Pelayan Khusus yang ada terus kompak dan bersama-sama dalam kegiatan berjemaat seperti ini”, tutur Umboh.

 

Lihat juga...