KAMIS, 15 JUNI 2017
MALANG — Setiap generasi harus mempunyai mimpi besar dan saat ini yang menjadi mimpi besar bersama adalah Indonesia Emas di 2045, yakni seratus tahun setelah Indonesia merdeka. Dan, mimpi besar tersebut pasti bisa terwujud, namun dengan beberapa catatan.
![]() |
| Agus Harimurti Yudhoyono |
Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, Indonesia Emas 2045 akan bisa terwujud jika telah memenuhi tiga hal, yakni Indonesia yang aman dan damai, Indonesia adil dan sejahtera, Indonesia maju dan mendunia. Saat ini, masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi, bahkan cukup sering mendengar slogan NKRI harga mati. Slogan tersebut menunjukkan, bahwa Indonesia harus aman dari berbagai format atau bentuk ancaman agresi militer berbentuk invasi dari negara manapun.
Sebagai warga negara Indonesia, harus bisa menjaga kedaulatan, jangan mau diganggu oleh siapapun. Indonesia harus juga aman dari radikalisme, teroris, pemberontakan, separatisme maupun konflik komunal antar anak bangsa yang bisa menimbulkan perpecahan. Para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terus bersikap profesional dan modern. “Saya sebagai mantan perwira militer, ingin terus melihat TNI semakin hebat dan profesional untuk menjaga semua yang dimiliki Indonesia, seperti teritorial maupun kedaulatan kita,” katanya di Kota Malang, Rabu (14/6/2017), malam.
Selain itu, Indonesia akan bisa menjadi aman jika bangsa ini memiliki hubungan yang baik secara diplomasi dengan negara-negara sahabat. Baik hubungan antar manusia, bisnis, militer dan pemerintahan.
Terkait Indonesia yang adil dan sejahtera, Agus menjelaskan, jika ekonomi Indonesia saat ini pendapatannya sekitar 3.350 USD per tahun. Dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen saja setiap tahunnya, maka diproyeksikan pada 2045, Indonesia memiliki besaran ekonomi yang sangat menentukan dan signifikan pertumbuhannya. Bahkan, Indonesiaa akan menjadi negara yang makmur, setara dengan negara yang sudah maju seperti Jepang, Inggris dan Perancis.
“Tetapi, yang harus benar-benar dijaga adalah jangan sampai terjadi gangguan-gangguan stabilitas di Indonesia yang justru bisa menyebabkan kita semakin mundur,” ungkap Agus.
Menurut Agus, strategi yang bisa dilakukan adalah pembangunan yang berkeadilan dan saling mendukung, memperhatikan kaum miskin, sehingga mereka bisa hidup lebih baik lagi. Juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Setiap warga negara juga harus memiliki akses yang sama baiknya, untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi dan pelayanan kesehatan. “Inilah prasyarat untuk mencapai, jika kita ingin menjadi negara yang adil dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, berkait Indonesia yang harus maju dan mendunia, Agus berpandangan jika sekarang ini ada baiknya belajar dari negara Korea. Hampir semua yang ada di negara Korea sudah lebih maju dan mendunia. Contohnya saja barang-barang elektronik, seperti handphone yang banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia, adalah berasal dari Korea.
Begitu pula K-POP dan juga drama korea yang sangat digemari oleh para remaja berbagai negara, termasuk Indonesia. Belum lagi olahraga sepak bolanya yang sudah semakin sukses di kancah Internasional. “Untuk itu, Negara Indonesia seharusnya jangan mau kalah dan harus bisa bersaing dengan Korea,” ujarnya.
Menurut Agus, masyarakat juga harus bisa menghadirkan produk berkualitas yang bisa mendunia, begitu juga dengan kuliner Indonesia harus dikenal oleh seluruh dunia. Jangan sampai meninggalkan kesenian tradisional Indonesia, karena merupakan kekayaan budaya Indonesia yang harus dipopulerkan di manapun, begitu juga dengan film dan musik Indonesia harus mendunia. (Agus Nurchaliq/Koko Triarko/ Foto: Agus Nurchaliq)
Source: CendanaNews
