KAMIS, 13 APRIL 2017
BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan optimis pertumbuhan ekonomi kota akan semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang, khususnya di tahun 2017 ini. Diperkirakan pertumbuhan ekonomi akan pada kisaran 5,0%-5,4% dan inflasi ditargetkan terkendali di kisaran 4%+-1%.
![]() |
| Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, membacakan nota penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota 2016 yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD Balikpapan. |
Dalam rapat paripurna nota penjelasan laporan keterangan pertanggungjawaban tahun 2016, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, mengatakan, proyeksi optimis pertumbuhan ekonomi tersebut diperkirakan ditopang oleh konsumsi swasta yang cukup kuat, peningkatan konsumsi dan perbaikan investasi, serta peningkatan ekspor yang sejalan dengan prospek perbaikan ekonomi global.
“Tentu saja kita tahu, hal itu juga didukung rencana peningkatan kapasitas kilang minyak Refinery Unit (RU) V oleh Pertamina tahap I yang berlangsung tahun 2017 hingga 2019 dengan total nilai investasi USD 3,4 miliar, dengan skema pembiayaan tahun 2017 sebesar 15%, tahun 2018 sebesar 55% dan tahun 2019 sebesar 30%,” jelasnya, Kamis (13/4/2017).
Pertumbuhan ekonomi itu juga tidak terlepas dari dukungan sektor perbankan yang ditunjukkan oleh beberapa indikator perbankan yakni volume aset, dana pihak ketiga dan kredit per sektor ekonomi.
Rizal menjelaskan, pelaksanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat selama ini tidak hanya bertumpu pada pembiayaan oleh pemerintah melalui APBD, namun juga didukung oleh investasi masyarakat dan swasta yang cukup besar sebagai bentuk peran serta dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Selanjutnya, apabila dilihat dari tren pertumbuhan investasi selama 5 tahun terakhir menunjukkan peningkatan jumlah investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai puncaknya selama tahun 2015, kemudian mengalami perlambatan selama tahun 2016 yang dipengaruhi terjadinya krisis ekonomi global.
“Realisasi investasi PMDN selama tahun 2015 mencapai 95 proyek dengan total investasi Rp18,87 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 6.531 orang,” tandasnya.
Rizal mengharapkan, pertumbuhan ekonomi tahun ini sesuai dengan proyeksi, meskipun tahun ini juga sempat mengalami perlambatan ekonomi.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti
Source: CendanaNews
