Tak Punya Ruang Kelas, Siswa TK di Ciamis Belajar di Bekas Gudang

SENIN, 3 APRIL 2017

CIAMIS — Sungguh miris ketika mendengar generasi penerus belajar di bekas gudang. Para siswa Taman Kanak-kanak (TK) yang biasanya dilihat belajar di tempat yang nyaman dan rapi, namun hal ini berbeda dengan siswa TK Ar-Rahman, di Dusun Cilangkap, Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Anak-anak yang masih polos ini harus rela belajar di dalam sebuah gudang karena sekolah yang berdiri sejak 2008 hingga kini belum memiliki gedung dan ruang kelas yang nyaman.

Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifien, meninjau sekolah yang menghuni bekas gudang.

Lokasi TK Ar-Rahman sendiri terletak di Dusun Cilangkap, Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Selama 9 tahun para guru dan siswa harus rela belajar di bekas gudang yang dipinjam dari pihak Sekolah Dasar Negeri 1 Pasirnagara. Selain ruangan yang sempit, para siswa harus rela berdesakan dengan alat-alat bermain mereka.

Kepala Sekolah, TK Ar-Rahman, Patonah, S.Pd., Senin (3/4/2017),  menuturkan, kalau hal itu terpaksa mereka lakukan lantaran belum mempunyai gedung dan ruang kelas sendiri untuk menunjang kegiatan belajar para siswa. Patonah menuturkan, dirinya sangat sedih ketika melihat kondisi yang ada sekarang ini.

“Mau gimana lagi, kami terpaksa meminjam gudang yang tidak terpakai milik SDN 1 Pasirnagara tersebut. Hal ini kami lakukan karena kami belum mempunyai bangunan dan ruangan kelas. Padahal lokasi tanah kami sudah punya untuk tempat belajar generasi penerus kita. Namun kami tidak mempunyai anggaran untuk membangun gedung sekolah. Siswa kami saat ini berjumlah 23 orang. Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk segera membantu membangun ruangan kelas yang lebih bagus dan layak untuk penunjang kegiatan belajar-mengajar,” ungkap Patonah.

Ditemui saat meninjau lokasi bangunan TK Ar-Rahman, Bupati Drs. H. Iing Syam Arifien, mengungkapkan, dirinya atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis sangat prihatin melihat kondisi di TK Ar-Rahman sekarang.
Bupati H. Iing Syam Arifien memerintahkan kepada Kepala Desa setempat dan Kepala Sekolah agar segera mengusulkan proposal dan anggaran yang dibutuhkan untuk membuat bangunan ruang kelas baru, di lahan yang sudah disiapkan oleh pihak sekolah TK Ar-Rahman tersebut.

“Mudah-mudahan saya bisa membantu dan bisa dengan cepat merealisasikan anggaran untuk membuat gedung ruang kelas baru untuk sekolah TK Ar-Rahman ini,” pungkas Iing.

Jurnalis: Baehaki Efendi / Editor: Satmoko / Foto: Baehaki Efendi

Lihat juga...