Cegah Jajan Sembarangan, Orang Tua Diminta Siapkan Bekal untuk Anak

RABU, 12 APRIL 2017

MATARAM — Selain pola asuh dan asupan gizi, jajanan secara sembarangan bagi anak, terutama pelajar dinilai sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan tumbuh kembang, baik secara fisik maupun psikis.

Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Erica

“Orang tua diminta membiasakan anak mengkonsumsi makanan olahan sendiri di rumah dengan membiasakan sarapan atau membawa makanan sendiri dari rumah,” kata Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Erica di Mataram, Rabu (12/4/2017).

Mengingat makanan olahan sendiri di rumah, selain lebih bergizi, dari sisi kebersihan dan kesehatan juga lebih terjamin untuk dikonsumsi anak, sehingga tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Menurutnya, langkah tersebut perlu terus didorong bahkan dibudayakan di masyarakat, supaya kebiasaan buruk anak jajanan secara sembarangan di luar rumah yang mengandung berbagai zat berbahaya bisa dikurangi.

“Mengkonsumsi makanan sehat seperti sayuran dan makanan hasil olahan di rumah bagi anak harus terus didorong untuk dibiasakan, untuk memastikan makanan yang dikonsumsi anak higienis dan bergizi,” katanya.

Terpisah, Asnaningsih ibu rumah tangga yang juga guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs.N) Kelebuh, Kota Mataram menilai, mengkonsumsi jajanan secara sembarangan sangat rentan menyebabkan anak sakit.

Mengingat, tidak sedikit makanan yang dijual memakai zat pewarna maupun bahan pengawet, sehingga memang sangat tidak aman.

“Makanya kalau anak saya sebelum berangkat sekolah, selalu membiasakan sarapan di rumah dan terkadang menyiapkan bekal untuk dibawa ke sekolah, supaya anak tidak jajanan sembarangan,” tutupnya.

Jurnalis : Turmuzi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Source: CendanaNews

Lihat juga...