Sektor Unggulan Jadi Fokus Pembangunan di Lampung

SENIN, 6 MARET 2017

JAKARTA — Perekonomian Provinsi Lampung diyakini akan bisa tumbuh lebih cepat lagi jika fokus bekerja untuk menggarap apa yang menjadi sektor unggulan dan mengembangkan apa yang menjadi core business yang ada. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sebesar 5,15 persen. Presiden Joko Widodo meminta, pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas yang dikerjakan di provinsi paling selatan di Pulau Sumatera itu untuk lebih difokuskan pada keunggulan daerah tersebut.

Suasana rapat terbatas yang fokus membahas mengenai sektor unggulan di Lampung.

“Saya yakin untuk ke depan perekonomian Provinsi Lampung akan bisa tumbuh lebih cepat lagi. Dengan catatan betul-betul bisa fokus bekerja untuk menggarap apa yang menjadi sektor unggulan, mengembangkan apa yang menjadi core business Provinsi Lampung,” ujar Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi Lampung di Kantor Presiden, Jakarta (06/03/2017).

Pelaksanaan proyek strategis itu diharapkan tidak melupakan upaya pemerintah dalam mengurangi kesenjangan. Dampak dari pelaksanaan proyek dan program tersebut diharapkan tidak hanya dirasakan dari segi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah saja, melainkan turut berperan pada pengentasan kemiskinan di daerah tersebut.

“Saya minta agar pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi itu harus bisa berdampak langsung pada 13,86 persen penduduk miskin di Provinsi Lampung,” pintanya.

Lebih lanjut Presiden menilai, Provinsi Lampung menyimpan potensi besar, khususnya di bidang pertanian, perikanan, dan perkebunan. Hal itu dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung yang mana 31,45 persennya berasal dari sektor tersebut untuk kemudian diikuti di bawahnya dari sektor pengolahan yang memberi sumbangsih sebesar 18,83 persen.

Selain itu, tambah Presiden, agar perekonomian daerah dapat tumbuh lebih cepat lagi, infrastruktur pendukung transportasi dan juga infrastruktur lainnya yang mendukung sektor perikanan dan pertanian harus dibenahi. Seperti misalnya, infrastruktur jalan Tol Trans-Sumatera, kelistrikan, cold storage untuk sektor perikanan, dan juga saluran irigasi untuk mendukung sektor pertanian.

Posisi Provinsi Lampung yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa juga mendapatkan perhatian khusus dari Presiden. Untuk mendukung mobilitas penduduk maupun barang yang lebih baik, kualitas pelayanan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni-Merak diminta untuk turut ditingkatkan.

“Posisi Lampung yang berdekatan dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat, saya juga minta untuk dikembangkan kawasan-kawasan industri khusus, mulai dari kawasan industri pengolahan berbasis sektor perikanan, industri pengolahan berbasis pertanian, sampai dengan industri pengolahan berbasis pertambangan,” pungkas Presiden.

Jurnalis: Shomad Aksara / Editor: Satmoko / Foto: Istimewa

Lihat juga...