RABU, 8 MARET 2017
JAKARTA — Asian Games 2018 adalah national interest yang membutuhkan komitmen kerja bersama secara gotong royong semua pihak untuk mewujudkannya agar pelaksanaannya nanti dapat sukses sesuai harapan. Untuk itu kerja sama dengan pihak swasta akan ditingkatkan. Mulai bulan depan, sosialisasi yang lebih besar lagi dilakukan agar Asian Games makin terdengar gaungnya.
| Puan Maharani. |
“Mulai bulan depan juga kami akan mulai sosialisasi yang lebih besar lagi agar Asian Games makin terdengar gaungnya. Maka, kami minta keterlibatan media massa untuk membantu menyosialisasikan karena masih belum banyak masyarakat kita yang tahu even besar ini,” ungkap Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (08/03/2017).
Kedatangan Menko PMK Puan Maharani kali ini sebagai kelanjutan dari laporan terkini perkembangan persiapan pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, kemarin sore.
Segala perkembangan persiapan pelaksanaan Asian Games 2018, tambah Menko PMK, akan terus dilaporkan kepada Wapres setiap bulan dan jika ditemukan kendala, tentu akan segera dicarikan solusinya.
“Karena Asian Games 2018 adalah national interest yang membutuhkan komitmen kerja bersama secara gotong-royong semua pihak untuk mewujudkannya agar pelaksanaannya nanti berjalan sesuai harapan kita juga. Setelah 55 tahun, Indonesia akhirnya mendapatkan kesempatan besar kembali untuk menyelenggarakan Asian Games,” ujar Puan.
Terkait partisipasi pihak swasta dan masyarakat, terang Puan, sangat penting dalam pelaksanaan perhelatan ini. Terlebih, pemerintah membutuhkan dana Rp8,7 triliun untuk pelaksanaan acara, seperti yang diusulkan INASGOC. Untuk tahun ini, pemerintah membutuhkan dana sebesar Rp2,3 triliun. Sementara itu, dana yang dialokasikan dalam APBN 2017 hanya Rp500 miliar dan dananya belum keluar karena masih menunggu peraturan presiden diteken Presiden JokoWidodo.
“Siapa saja, apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana kemudian dukungan pihak swasta ini tentu saja setelah kita bikin rencana ke depan seperti apa, saya yakin dukungan dari swasta tentu saja akan berperan sangat banyak,” jelasnya.
Untuk itu, Puan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengarah INASGOC akan mengundang pihak swasta untuk dilibatkan dalam penyelenggaraan Asian Games. Namun, kerja sama dengan pihak swasta masih akan dilihat dulu siapa, apa, dan bagaimana bentuk keterlibatan swasta itu.
“Kami akan petakan dulu sesuai kebutuhan agar tidak terjadi ‘lebih besar pasak daripada tiang’. Kita juga ingin banyak pihak yang terlibat agar peristiwa Asian Games jadi momen bersejarah untuk kita bersama. Tapi kita juga harus hati-hati. Ada kerja sama tetapi juga harus tetap menjaga akuntabilitas pemerintah,” ujarnya.
Jurnalis: Shomad Aksara / Editor: Satmoko / Foto: Humas PMK