SELASA, 21 MARET 2017
YOGYAKARTA — Minat pengunjung untuk membaca atau meminjam koleksi buku-buku sastra di Perpustakaan Kota Yogyakarta, beberapa tahun terakhir diakui cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya permintaan pengadaan buku-buku sastra seperti novel populer terbaru dari pengunjung lewat layanan Sistem Interaksi Pemustaka dan Perpustakaan atau SISKA.
![]() |
| Sejumlah pengunjung nampak memenuhi perpustakaan Kota Yogyakarta |
Kepala Seksi Pelestarian Koleksi Pustaka dan Naskah Kuno, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta, Ismawati, tak menampik hal tersebut. Ditemui di Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta, Kotabaru, Selasa (21/3/2017), Ismawati, mengatakan banyak usulan pengadaan buku-buku sastra terbaru itu datang dari para pengunjung yang mayoritas merupakan mahasiswa atau pelajar sekolah. “Banyak pengunjung memberikan masukan pada kita untuk memperbanyak buku-buku sastra seperti novel atau cerita fiksi. Khususnya buku-buku karangan penulis terkenal keluaran terbaru. Kita sendiri selalu berusaha memenuhi usulan tersebut dengan melakukan pengadaan buku-buku baru populer lewat belanja bulanan,” ujarnya.
Perpustakaan Kota Yogyakarta saat ini memiliki sekitar 36.546 eksmplar koleksi buku. Terdiri dari 19.761 judul buku dari berbagai jenis. Dari jumlah itu, paling banyak merupakan buku-buku kategori sastra dengan jumlah sebanyak 7.866 eksmplar terdiri dari 4.373 judul buku. Banyaknya buku sastra yang menjadi koleksi perpustakaan Kota Yogyakarta memang menyesuaikan peminat pengunjung perpustakaan itu sendiri. “Memang masukan atau usulan dari pengunjung menjadi salah satu indikator dalam proses pengadaan buku atau koleksi perpustakaan. Namun, kita tidak bisa memenuhi semua usulan pengunjung, karena harus juga mempertimbangkan buku-buku jenis lainnya,” katanya.
Penambahan koleksi buku di perpustakaan kota Yogyakarta sendiri secara rutin dilakukan dengan memanfaatkan dana APBD Kota Yogyakarta. Diungkapkan Ismawati, pengadaan atau penambahan buku koleksi perpustakaan Kota Yogyakarta dibagi dalam dua tahap, yakni pengadaan secara rutin tahunan maupun bulanan. “Untuk penambahan buku koleksi rutin setiap tahun ini ada sekitar 1.500 eksemplar buku terdiri dari 700-an judul buku per tahun. Sementara untuk penambahan setiap bulan ada sekitar 40-an buku. Selama ini, penambahan masih murni dari dana APBD. Kita belum berkerjasama dengan pihak penerbit. Namun, jika ada penerbit yang hendak menyumbangkan bukunya kita terima,” katanya.
Buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi hingga 24.00 WIB, Perpustakaan Kota Yogyakarta selalu ramai dikunjungi pengunjung atau pemustaka. Menyediakan hotspot gratis dengan konsep khas anak muda, perpustakaan Kota Yogyakarta dikunjungi sekitar 700-900 orang setiap harinya. Sementara jumlah pengunjung per tahun tercatat mencapai 222.000 orang. “Sejak dibuka beberapa tahun lalu, jumlah pengunjung perpustakaan Kota Yogyakarta terus meningkat setiap tahun. Pada 2016, lalu, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 222.000 orang. Ini menunjukkan minat warga masyarakat Kota Yogyakarta untuk datang ke perpustakaan semakin tinggi,” katanya.
Jurnalis: Jatmika H Kusmargana/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Jatmika H Kusmargana