RABU, 15 MARET 2017
BALIKPAPAN — Masuk triwulan pertama 2017 kondisi keuangan Kota Balikpapan saat ini masih defisit. Meski demikian, DPRD Balikpapan optimis pembangunan fisik gedung dewan dapat dilaksanakan tahun ini. Hal itu karena pemerintah kota masih punya Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum cair.
![]() |
| Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh. |
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh menuturkan saat ini pemerintah kota masih memiliki DBH kurang salur sebesar Rp193 miliar tahun 2015 dan 2016, ditambah tahun 2017 sebesar Rp490 miliar. Untuk itu, diperkirakan tahun ini pada semester pertama pembangunan gedung dewan dapat terlaksana.
“Mudah-mudahan turunnya tidak sedikit-sedikit. Kemungkinan pertengahan Maret ini dana bisa turun. Kalau bisa DBH 2017 melihat kemampuan negara,” ucapnya saat ditemui di sela-sela Musda Golkar Balikpapan, Rabu (15/3/2017).
Ia mengatakan akan ada pembahasan bersama Wali kota terkait anggaran yang masih harus ditandai bintang, termasuk gedung dewan. “Kan belum dicoret, masih tanda bintang. Karena itu kan sudah diparipurnakan harus tetap jalan. Kalau Rp25 miliar nggak ada, dikurangi Rp5 miliar nggak apa-apa,” tandas Abdulloh.
Dia menambahkan DPRD Balikpapan tidak hanya mendapatkan anggaran dari PAD maupun DBH namun bisa juga dari Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pusat.
“Kami optimis gedung DPRD tetap dibangun, dan fisik bisa terlaksana. Nanti kita rapat anggaran lagi,” tutupnya.
Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti