SABTU, 25 MARET 2017
PADANG — Guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar elpiji yang praktis dan efisien, PT. Pertamina meluncurkan varian produk Elpiji Bright Gas kemasan 5,5 kilogram di Sumatera Barat, Sabtu (25/3/2017). Gas non subsidi tersebut diluncurkan sebagai salah satu upaya, agar keluarga mampu tidak menggunakan gas bersubsidi kemasan 3 kilogram.
![]() |
| General Manager Pertamina MOR I, Eldi Hendry bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno |
General Manager Pertamina MOR I, Eldi Hendry mengatakan, salah satu tujuan dihadirkannya produk Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak mampu untuk membeli elpiji kemasan 12 kilogram. “Daripada mereka yang tergolong mampu itu beralih menggunakan elpiji bersubsidi kemasan 3 kilogram, karena harga elpiji 12 kilogram kata mereka terlalu mahal. Nah, jadi dengan adanya Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram ini akan menjadi pilihan yang tepat, sehingga hak masyarakat yang kurang mampu untuk menggunakan elpiji 3 kilogram bisa dirasakan,” jelasnya, di Padang, Sabtu (25/3/2017).
Ia menjelaskan, harga tabung Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram beserta isinya untuk wilayah Sumatera Barat sebesar Rp330.000. Namun, bagi masyarakat yang selama ini menggunakan elpiji 3 kilogram, bisa menukarkannya dengan dua buah tabung gas elpiji PSO 3 kilogram dan tambahan uang senilai Rp110.000.
Eldi juga menyatakan, dengan adanya pertukaran dua tabung gas elpiji 3 kilogram untuk mendapatkan Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram tersebut, bukan berarti Pertamina menginginkan masyarakat beralih secara keseluruhan dari elpiji 3 kilogram. “Semuanya terserah masyarakat, mau pakai yang 5,5 kilogram, boleh. Tapi, yang tidak boleh itu, masyarakat yang mampu malah menggunakan yang 3 kilogram. Apalagi, warna tabung gas yang kita hadirkan menarik bagi ibu-ibu, yakni warna pink,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, dengan hadirnya Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram itu bukan berarti elpiji 3 kilogram dihapuskan. Tetapi, Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram ditargetkan untuk masyarakat yang ingin merasakan praktis dan efisien. Karena ada masyarakat yang menyebutkan, elpiji 12 kilogram sangat menyulitkan para ibu-ibu untuk membawanya, sehingga Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram dinilai lebih praktis dan efisien.
Menurut Eldi, Bright Gas 5,5 kilogram itu memiliki beberapa kelebihan, yaitu memiliki fitur katup ganda yang mengadopsi teknologi Double Spindle Valve System (DSVS), sehingga dua kali lebih aman dalam mencegah kebocoran pada kepala tabung, serta tambahan fitur keamanan yang diperkuat dengan adanya tambahan segel resmi Pertamina, yang dilengkapi dengan hologram fitur Optical Color Switch (OCS) yang telah memperoleh paten dan tidak dapat dipalsukan.
Sementara itu, Marketing Branch Manager Sumatera Barat Riau Rahman Pramono Wibowo menambahkan, untuk tahap awal ini PT. Peramina telah menyiapkan 65.000 tabung Bright Gas 5,5 kilogram. Jumlah tersebut akan disalurkan melalui 20 agen dan 2.400 outlet termasuk pangkalan Elpiji PSO yang tersebar di Sumatera Barat. “Pertamina terus berupaya menjaga ketahanan energi di Sumatera Barat dengan memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan maupun elpiji bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang turut hadir dalam peluncuran itu berharap, dengan adanya Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram ini masyarakat yang tergolong mampu agar bisa menggunakannya, dan jangan lagi menerima elpiji yang bersubsidi. Ia menilai, produk Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram merupakan produk yang sangat tepat untuk gas di dapur rumah tangga, karena lebih ringan dan bisa diangkat langsung oleh ibu-ibu di dapur. “Isu elpiji subsidi yang digunakan oleh masyarakat yang tergolong mampu sudah lama terjadi. Jadi, kehadiran Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang tergolong mampu untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari elpiji 12 kilogram,” katanya.
Jurnalis: Muhammad Noli Hendra/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Muhammad Noli Hendra