Jalan Menuju Waduk Napung Gete Diperlebar, Mudahkan Akses Warga

RABU, 15 MARET 2017
 
MAUMERE — Pembangunan ruas jalan dari pertigaan jalan negara trans Flores di Desa Nangahale menuju lokasi pembangunan Waduk Napung Gete sejauh 11 kilometer ke arah perbukitan di Kecamatan Waiblama terus diperlebar sehingga memudahkan hilir mudik kendaraan.

 Alat berat sedang meratakan jalan di dalam lokasi Waduk Napung Gete.

“Kami merasa terbantu dengan pelebaran jalan ini. Beberapa bukit dipotong dan hampir di setiap belokan tajam sudah digusur serta diperlebar dengan membuat jalur baru sehingga kami juga sangat bersyukur,” ujar Petrus Dami.

Pengojek sepeda motor yang ditemui Cendana News di pertigaan Nangahale itu, Rabu (15/3/2017), juga mengaku senang apabila jalan yang selama ini hanya selebar 2,5 meter dan berlubang di sana-sini sudah mulai diperlebar dengan menimbun tebing dan membuat jalan pintas sehingga tidak terlalu berkelok-kelok.

“Kalau kondisi jalannya sudah diaspal maka waktu tempuh semakin cepat dan sepeda motor kami tidak cepat rusak akibat buruknya jalan yang dipenuhi lubang serta kerikil akibat hujan,” sebutnya.

Apalagi dengan kondisi saat ini, kata Petrus, banyak kendaraan proyek yang lalu-lalang mengangkut material  ke lokasi proyek serta sepeda motor warga yang selalu melintas, tentu akan sangat berbahaya jika tidak direnovasi.

“Bila sudah diratakan dan diaspal, maka ini akan sangat membantu warga apalagi warga Desa Pruda yang berada paling jauh di dekat pantai selatan. Sebab jalan ini merupakan jalan satu-satunya ke wilayah Kecamatan Waiblama yang memiliki enam desa,” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan Valentinus Fredy Guling, Tim Leader Supervisi dari PT. Indra Karya, selaku Konsultan Engineering saat ditemui Cendana News di lokasi pembangunan Waduk Napung Gete.

Dikatakan Fredy, sapaannya, PT. Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana, terus melakukan pengerjaan jalan dengan cara melakukan pengerukan tebing dan melakukan penimbunan di beberapa titik jalan. Selain memperlebar badan jalan sesuai standar jalan nasional.

“Sementara kami terus lakukan pengerasan terlebih dahulu untuk memudahkan mobilisasi kendaraan proyek, sedangkan pengaspalan jalan akan dilakukan setelah pekerjaan waduk rampung. Agar jalan tidak mengalami kerusakan akibat dilewati alat berat,” ungkapnya.

Jalan tersebut, beber Fredy, melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara, Kementerian Pekerjaan Umum, sedang diusulkan menjadi jalan nasional dan akan ditambah panjang jalannya hingga ke Desa Pruda. Oleh sebab itu, pembangunan, perbaikan, dan perawatannya dianggarkan di dalam APBN.

Disaksikan Cendana News saat melintasi jalan tersebut, beberapa alat berat sedang melakukan penimbunan tanah dan pengerukan tebing di tiga lokasi. Selain itu, ruas jalan yang tergenang akibat tertutup material tanah sedang dilakukan penimbunan batu kerikil dan diratakan.

Jalan menuju Waduk Napung Gete yang sudah diperlebar dan sedang dalam tahap pengerasan.

Selain itu, beberapa alat berat juga sedang melakukan pembukaan jalur jalan baru di dekat jalur lama yang memutar. Tanah bekas urukan pun dimasukkan ke truk serta dibawa ke lokasi waduk untuk menimbun jalan di dalam lokasi waduk.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

 

Lihat juga...