SELASA, 28 MARET 2017
TANGERANG — Puluhan siswa SMK Muhammadiyah Pontang berbondong-bondong mengunjungi Komunitas Menulis Pontang Tirtayasa (Komentar), Serang, Banten, Selasa (28/3/2017). Para siswa tersebut datang untuk menghadiri diskusi buku perdana Komunitas Komentar yang didirikan pada Juni 2016 oleh penulis muda Banten, Encep Abdullah.
![]() |
| Encep Abdullah (tengah) bersama siswa SMK Muhammadiyah Pontang. |
Buku yang didiskusikan berjudul Kekasih Baru di Malam Minggu karya penulis komunal, yaitu Jubaedah, Nursiyah, Rustoni, dan Kholilullah. Para penulis buku tersebut adalah anggota angkatan pertama Komentar. Hasil karya dalam buku tersebut di bawah mentor Encep.
Buku yang diterbitkan secara indie Komentar ini berisi cerpen dan puisi. Karya-karya yang dimuat adalah hasil proses belajar selama enam bulan. Dari beberapa karya mereka, Encep memilah dan memilih karya yang layak dimuat di buku tersebut.
“Prosesnya memang cukup panjang. Saya sangat bangga dengan karya mereka. Ternyata, orang Pontang-Tirtayasa mampu menulis karya yang luar biasa,” ungkap Encep.
Acara bedah buku juga menghadirkan dua pembicara, yakni Siti Nuraisyah dan Achmad Ramadhon. Keduanya adalah mahasiswa akhir FKIP Pendidikan Bahasa Indonesia Untirta dan juga pegiat literasi di Banten.
“Saya terkejut saat membaca karya-karya dalam buku antologi Kekasih Baru di Malam Minggu. Di antaranya mengangkat tema lokalitas yang apik dengan tuturan yang indah. Di tengah kehidupan yang penuh percepatan ini, masih ada yang mau berkmpul dan berdiskusi terutama soal sastra di tempat yang jauh dari kota. Saya sangat kagum,” ujar Siti Nuraisyah.
Jurnalis: Lya Septiarini / Editor: Satmoko / Foto: Lya Septiarini