JUMAT, 17 FEBRUARI 2017
SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) bekerja sama dengan Pemerintah Belanda dalam menangani drainase air di Kota Semarang. Hal ini dikarenakan mereka mempunyai arsip dokumen tentang perencanaan saluran air pada zaman kolonial.
| Wagub Jateng, Heru Sudjatmoko saat menyerahkan kenang-kenangan wayang kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Jet Bussemaker. |
Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko mengatakan, sistem drainase dibutuhkan untuk mengatasi masalah rob dan banjir yang terjadi di Kota Semarang setiap tahunnya. Namun kini Pemprov Jateng maupun Pemkot Semarang tidak memiliki arsip tentang penanganan masalah tersebut.
Wagub mengatakan hal tersebut saat menerima kunjungan kerja Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Jet Bussemaker, di ruang kerja Wakil Gubernur (16/02/2017).
Selain itu, Wagub juga meminta bantuan tenaga ahli dari Belanda untuk membantu menerjemahkan arsip kuno yang saat ini dimiliki Pemprov, sebab arsip tersebut ditulis menggunakan Bahasa Belanda. Setelah selesai diterjemahkan, arsip tersebut akan dijadikan rujukan oleh SKPD untuk menanggulang ibanjir di Semarang
“Teknologi yang dimiliki Belanda memang lebih baik dari kita ketika mengatasi masalah banjir, karena wilayah Belanda dahulu adalah laut yang dikeringkan,” ujar Heru.
Selain membicarakan tentang rob, Heru juga mengkonfirmasi tentang Festival Gamelan Internasional yang rencananya akan digelar di Amsterdam. Kegiatan tersebut bisa menjadi potensi yang strategis untuk memperkenalkan kebudayaan yang berasal dari Jateng.
“Kami berharap Pemerintah Belanda dapat merekomendasikan terkait Festival Gamelan pada tahun ini juga,” tambah mantan Bupati Purbalingga tersebut. Selain membicarakan tentang drainase dan festival gamelan, kunjungan Jet ke Jateng juga bermaksud membicarakan tentang rencana restorasi di Kota Lama.
Menurutnya, selain dipugar, bangunan zaman kolonial ini harus dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih berguna. Keseriusan Jet untuk membantu pengembangan Kota Semarang berdasarkan komitmen partnership antara Pemerintah Belanda dengan Pemprov Jateng.
Jurnalis: Khusnul Imanuddin / Editor: Satmoko / Foto: Humas Pemprov Jateng