Februari 2017, Pembangunan Sentra Industri Kecil Teritip Dimulai

JUMAT, 3 FEBRUARI 2017

BALIKPAPAN — Rencana pembangunan sentra industri kecil dan mikro di kawasan Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, tahun ini memasuki masa lelang yang dilaksanakan pada bulan Februari. Untuk pembangunan itu, Kementerian Perindustrian menggelontorkan anggaran Rp 24,2 miliar yang terdiri dari 11 paket pengerjaan.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM, Doortje Marpaung.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM, Doortje Marpaung, menjelaskan, persiapan pembangunan sentra industri kecil dan mikro itu saat ini baru memasuki persyaratan tahap lelang paket pekerjaan tahap I. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan sudah disiapkan pemerintah kota seluas 6 hektar.

“Lagi disiapkan segala persyaratan untuk lelang dari paket itu. Dari anggaran yang digelontorkan itu ada sekitar 20-30% digunakan tahun ini untuk tahap awal,” jelasnya, Jumat (3/2/2017).

Lahan yang sudah disiapkan oleh pemerintah kota tersebut, kini dalam penyelesaian administrasi. Kemudian dilanjutkan dengan paket pengerjaan yang sudah direncanakan.

Dipilihnya kawasan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur ini karena di kawasan ini sentra produksi tambak, budidaya rumput laut dan hasilnya. Selain itu, di kawasan ini merupakan kawasan perkampungan nelayan, yang berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Menurut Doortje, pada tahap pembangunan ini pemerintah juga mensosialisasikan pada warga sekitar, sekaligus mendata jumlah Iindustri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di kawasan tersebut.

“Kami belum bisa pastikan, kapan pembangunan ini rampung karena membangun sentra industri diperlukan proses yang panjang dan anggaran yang besar. Apalagi sarana dan prasarana juga dilengkapi karena nanti di situ sekaligus tempat pengemasan dari produk yang dihasilkan,” bebernya.

Sementara itu, data yang akan beroperasi ada sekitar 125 pengusaha. Namun data tersebut masih sementara. Ada pun yang beroperasi di sentra industri yakni petani, nelayan, dan UKM yang memproduksi hasil laut.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...